Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Oknum Kepala SMP Negeri 01 Menggala Diduga Salahgunakan Dana BOS, Bungkam Saat Dikonfirmasi Wartawan

10
×

Oknum Kepala SMP Negeri 01 Menggala Diduga Salahgunakan Dana BOS, Bungkam Saat Dikonfirmasi Wartawan

Sebarkan artikel ini

Tulang Bawang, Lampung – MediaViral.co

Dugaan penyimpangan penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) mencuat di SMP Negeri 01 Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung. Sejumlah komponen penggunaan anggaran tahun 2024 hingga 2025 diduga mengandung unsur penyimpangan dan menjadi sorotan publik, Kamis (04/06/2026).

Example 300250

Berdasarkan data yang dihimpun, total anggaran Dana BOS SMP Negeri 01 Menggala pada tahun 2024 mencapai Rp786.480.000, sedangkan pada tahun 2025 sebesar Rp795.760.000.

Dari total anggaran tersebut, terdapat beberapa komponen pembiayaan yang dinilai tidak wajar dan diduga berpotensi merugikan keuangan negara.

Salah satu komponen yang menjadi perhatian adalah pembayaran honor guru. Pada tahun 2024, anggaran pembayaran guru honorer mencapai Rp282.840.000, sedangkan tahun 2025 sebesar Rp223.130.000.

Sejumlah pihak menduga pembayaran honor guru tersebut dijadikan ladang bisnis yang menguntungkan oknum tertentu. Selain itu, anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah juga dinilai sangat besar.

Tercatat, pada tahun 2024 anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana mencapai Rp89.559.000, sementara pada tahun 2025 meningkat menjadi Rp123.536.800. Besarnya anggaran tersebut memunculkan dugaan adanya manipulasi data dalam realisasi penggunaan Dana BOS.

Tak hanya itu, pembiayaan pengembangan perpustakaan sekolah juga menjadi sorotan. Pada tahun 2024, anggaran pengembangan perpustakaan tercatat sebesar Rp71.335.800, sedangkan pada tahun 2025 melonjak menjadi Rp161.552.500.

Kenaikan anggaran yang cukup signifikan tersebut diduga mengarah pada praktik markup dan dinilai layak diperiksa lebih lanjut oleh aparat penegak hukum.

Saat sejumlah awak media mendatangi SMP Negeri 01 Menggala untuk melakukan konfirmasi, pihak sekolah disebut tidak memberikan ruang bagi wartawan untuk melakukan wawancara, pengambilan gambar, maupun dokumentasi lainnya.

Menurut keterangan awak media, oknum kepala sekolah hanya memperbolehkan wartawan bertanya tanpa melakukan perekaman atau pemotretan. Namun, pihak sekolah tidak memberikan penjelasan rinci terkait penggunaan dan realisasi Dana BOS.

“Kami hanya diberi jawaban bahwa semua dana sudah terealisasi,” ujar salah seorang awak media.

Sikap tertutup tersebut dinilai menghambat tugas jurnalistik dan memunculkan dugaan adanya hal yang ditutupi terkait penggunaan Dana BOS di SMP Negeri 01 Menggala.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepala sekolah belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan tersebut. Kepala sekolah hanya menyampaikan bahwa penggunaan Dana BOS telah dilaporkan kepada Inspektorat dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Kami dari pihak sekolah sudah melaporkan realisasi penggunaan Dana BOS ke Inspektorat dan BPK serta tidak ada masalah,” ujarnya singkat.

Atas dugaan tersebut, masyarakat meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang, Inspektorat, Kejaksaan Negeri Menggala, serta aparat penegak hukum untuk melakukan audit dan penyelidikan secara menyeluruh terhadap penggunaan Dana BOS di SMP Negeri 01 Menggala.

Pasalnya, nilai pembiayaan dalam sejumlah komponen dinilai sangat besar dan diduga berpotensi menjadi ajang praktik korupsi. (mediaviral.co)

Example 300x375