Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Pendidikan Dilampung Jadi Sorotan, Dugaan Suap dan Korupsi Mengkhawatirkan, Kepala Daerah dan Masyarakat Tidak Punya Rasa Memiliki

7
×

Pendidikan Dilampung Jadi Sorotan, Dugaan Suap dan Korupsi Mengkhawatirkan, Kepala Daerah dan Masyarakat Tidak Punya Rasa Memiliki

Sebarkan artikel ini

Lampung – MediaViral.co

Memasuki awal Juni 2026, proses penerimaan peserta didik baru mulai dibuka di berbagai sekolah di Provinsi Lampung. Di tengah antusiasme para orang tua untuk memasukkan anaknya ke sekolah unggulan, muncul berbagai sorotan terkait dugaan praktik suap dalam penerimaan siswa baru.

Example 300250

Di tengah masyarakat, isu mengenai adanya sejumlah uang yang harus disiapkan agar siswa diterima di sekolah favorit disebut bukan lagi menjadi rahasia umum. Dugaan praktik tersebut dinilai mencoreng dunia pendidikan yang seharusnya menjadi tempat membangun karakter dan moral generasi muda.

Sejumlah masyarakat menilai, momen penerimaan siswa baru kerap dianggap sebagai “musim panen” oleh oknum tertentu demi mendapatkan keuntungan pribadi. Dugaan penyimpangan juga disebut tidak hanya terjadi pada proses penerimaan siswa, tetapi merambah ke pengelolaan dana pendidikan seperti dana BOS hingga Program Indonesia Pintar (PIP).

Kondisi tersebut memunculkan keprihatinan masyarakat. Pasalnya, anak didik dikhawatirkan secara tidak langsung belajar bahwa untuk mendapatkan hak pendidikan harus menggunakan uang atau jalur tertentu.

“Kalau sejak sekolah anak-anak sudah melihat praktik seperti itu, sama saja mereka diajarkan bahwa segala sesuatu bisa dibeli. Ini sangat berbahaya bagi masa depan bangsa,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Selain itu, masyarakat juga menyoroti fenomena banyaknya guru yang berlomba ingin menjadi kepala sekolah. Hal itu dikaitkan dengan dugaan adanya praktik setoran maupun suap jabatan yang kemudian memicu terjadinya penyalahgunaan wewenang saat menjabat.

Berbagai persoalan tersebut membuat sebagian masyarakat menilai dunia pendidikan di Lampung sedang mengalami krisis integritas. Mereka berharap pemerintah daerah, dinas pendidikan, serta aparat penegak hukum dapat melakukan pengawasan lebih ketat dan menindak tegas apabila ditemukan pelanggaran.

Tak hanya itu, masyarakat juga mempertanyakan sikap sejumlah aktivis, organisasi masyarakat, hingga tokoh daerah yang dinilai belum cukup lantang menyuarakan perbaikan dunia pendidikan.

Masyarakat berharap slogan cinta terhadap Provinsi Lampung tidak hanya menjadi sekadar kata-kata, tetapi diwujudkan melalui kepedulian nyata terhadap masa depan pendidikan dan generasi penerus bangsa. (mediaviral.co)

Example 300x375