Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Nasional

Selisih Suara yang Jauh ! MK : Pelanggaran TSM juga Tetap Mengacu pada Prinsip Keadilan Pemilu

1641
×

Selisih Suara yang Jauh ! MK : Pelanggaran TSM juga Tetap Mengacu pada Prinsip Keadilan Pemilu

Sebarkan artikel ini

KERINCI/JAMBI KORANPEMBERITAANKORUPSI.ID

Dalam kasus selisih suara yang jauh, pertimbangan Mahkamah Konstitusi ( MK ) terhadap pelanggaran Terstruktur Sistematis dan Masif ( TSM ) tetap mengacu pada prinsip keadilan pemilu. MK tidak hanya melihat besar nya selisih suara, tetapi juga dampak dari pelanggaran tersebut rerhadap hasil Pemilu.

Example 300250

Beberapa Point Pendekatan MK :

  1. Substansi Pelanggaran TSM.
    Jika pelanggaran TSM terbukti dan dianggap mempengaruhi hasil pemilu secara signifikan, maka MK dapat memutuskan untuk membatalkan kemenangan pasangan calon, meskipun selisih suara besar. Dalam hal ini, keadilan dan integritas proses pemilu menjadi prioritas pertama.
  2. Korelasi Pelanggaran dengan Hasil Pemilu.
    MK akan menilai apakah pelanggaran TSM secara langsung mempengaruhi perolehan suara. Jika pelanggaran tersebut menciptakan ketidakseimbangan kompetisi, maka hasil pemilu bisa dianulir.
  3. Batas Ambang Selisih Suara.
    Dalam beberapa putusan, MK menggunakan pendekatan matetematis untuk mengkaji apakah jumlah suara yang dipengaruhi oleh pelanggaran lebih besar dari selisih suara antara kandidat. Jika ya, maka hal ini dapat menjadi dasar untuk membatalkan hasil pemilu.
  4. Prinsip Pemilu yang Jujur dan Adil (Jurdil).
    Besarnya selisih suara tidak akan menghalangi MK untuk membatalkan hasil pemilu jika terbukti bahwa pelanggaran TSM melanggar asas Jurdil yang diatur dalam UUD 1945 dan undang – undang pemilu.

Kasus yang Pernah Terjadi :

Pilkada Kotawaringin Barat ( 2008 ).bMeski pemenang unggul jauh secara suara. MK memerintahkan pemilihan ulang, karena pelanggaran TSM terbukti mempengaruhi hasil pemilu.

Pilkada Sampang ( 2018 ). Meski ada selisih suara yang signifikan, MK tetap membatalkan hasil pemilu karena pelanggaran TSM dalam bentuk intimidasi pemilih dan manipulasi suara.

Kesimpulan :

“Selisih suara yang sangat jauh tidak selalu menjadi pembenaran untuk mengabaikan pelanggaran TSM. MK bertugas menjaga keadilan dan integritas pemilu, sehingga fokus utamanya adalah membuktikan apakah pelanggaran TSM mempengaruhi hasil pemilu secara signifikan. Jika iya, maka keputusan dapat di ambil untuk membatalkan kemenangan, terlepas dari selisih suara yang sangat jauh”.

(koranpemberitaankorupsi.id)

Example 300x375