KEDIRI/JAWA TIMUR, KORANPEMBERITAANKORUPSI.ID
Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan XIII merupakan program yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Safinatul Faizin (Fauzan) 2, Kp. Bendapari, Desa Najaten, Kecamatan Cibalong, Garut, Jawa Barat pada Jumat, 20-22 September 2024.
Acara ini dihadiri oleh Pembina NU Jawa Barat, Pengurus NU Kabupaten Garut, serta seluruh peserta dari berbagai wilayah kecamatan di Kabupaten Garut. Ketua MWCNU Kecamatan Cibalong,
Aceng Enggi MF, selaku pimpinan Pondok Pesantren Safinatul Faizin (Fauzan) 2 sekaligus sebagai Ketua MWCNU kecamtan cibalong menuturkan
“Melalui pelatihan dan pembekalan yang diberikan, peserta diajarkan tentang pentingnya peran tokoh agama dalam membangun desa, daerah dan Negara Republik Indonesia yang berkelanjutan. Menciptakan harmoni dan iklim yang kondusif,peserta juga diajarkan tentang strategi-strategi pengembangan ekonomi lokal, pemberdayaan masyarakat, serta upaya menjaga keberagaman dan toleransi antar umat beragama. Dengan pemahaman ini, diharapkan kader-kader PD-PKPNU Angkatan XIII dapat menjadi motor penggerak dalam pembangunan desa”. Imbuhnya.
Lebih lanjut Sandi Warisman kepala Desa Najaten menyampaikan selaku tuan rumah kegiatan ini mengapresiasi dan menekankan peran penting tokoh agama dalam turut serta membangun desa.
” Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan XIII ini memiliki tujuan yang mulia, yaitu untuk mendidik kader-kader penggerak Nahdlatul Ulama yang berkualitas. Melalui program ini, peserta diajarkan tentang nilai-nilai Islam yang mendasar, serta keterampilan-keterampilan yang dapat mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, diharapkan bahwa kader-kader ini dapat menjadi agen perubahan yang positif dalam masyarakat yang sesuai sareat islam serta dalam mengurus organisasi NU di masa depan.” Tutur Sandi Warisman (Kepala Desa Najaten).
Selain itu, program ini juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan mereka. Dalam sesi diskusi dan forum, peserta diajak untuk berbagi ide-ide dan solusi-solusi yang dapat diterapkan dalam konteks masyarakat mereka masing-masing. Hal ini bertujuan untuk memperkaya wawasan peserta dan membangun jaringan kerjasama antar kader NU di berbagai wilayah.
Dengan demikian, program PD-PKPNU Angkatan XIII ini memiliki peran yang sangat penting dalam masyarakat. Melalui pendidikan dan pembekalan yang diberikan, diharapkan kader-kader NU dapat menjadi agen perubahan yang positif dalam masyarakat. Dengan pemahaman yang mendalam tentang nilai-nilai Islam dan keterampilan-keterampilan yang dimiliki, mereka dapat berkontribusi dalam membangun desa yang berkelanjutan dan harmonis. Selain itu, melalui pertukaran pengalaman dan pengetahuan, diharapkan terjalin kerjasama yang kuat antar kader NU di berbagai wilayah, sehingga dapat mendorong pembangunan yang lebih baik di masa depan. (koranpemberitaankorupsi.id)
















