Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Lebaran Dinodai! Warung Berkedok Jual Obat Keras di Padalarang Diduga Bebas Beroperasi — Aparat Tutup Mata?

22
×

Lebaran Dinodai! Warung Berkedok Jual Obat Keras di Padalarang Diduga Bebas Beroperasi — Aparat Tutup Mata?

Sebarkan artikel ini

Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat – MediaViral.co

Lebaran yang seharusnya menjadi momen suci penuh kedamaian justru tercoreng oleh dugaan praktik ilegal yang terjadi di Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Sebuah bangunan yang tampak seperti warung biasa diduga menjadi tempat peredaran obat keras golongan G seperti Tramadol, Eximer, dan Trihexyphenidyl yang seharusnya hanya dapat diperoleh dengan resep dokter.

Example 300250

Yang membuat masyarakat geram, aktivitas tersebut diduga berlangsung secara terang-terangan, seolah tidak ada rasa takut terhadap hukum.

Pantauan di lapangan menunjukkan arus keluar-masuk pembeli yang cukup ramai. Lebih memprihatinkan, sebagian besar pembeli diduga berasal dari kalangan anak muda.

“Ini bukan hal baru. Sudah lama. Pembelinya banyak anak muda. Tapi anehnya, tidak pernah ada tindakan,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius di tengah masyarakat. Bagaimana mungkin praktik yang diduga berlangsung secara terbuka justru seperti tidak tersentuh hukum? Apakah aparat tidak mengetahui, atau belum mengambil tindakan?

Padahal, Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan secara tegas melarang peredaran obat tanpa izin dan mengatur sanksi pidana bagi pelanggarnya. Pengawasan peredaran obat juga menjadi kewenangan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Namun fakta di lapangan menunjukkan dugaan aktivitas tersebut masih terus berlangsung. Hal ini menimbulkan kekhawatiran karena penyalahgunaan obat keras tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga berpotensi memicu tindak kriminal serta merusak masa depan generasi muda.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak kepolisian terkait dugaan tersebut.

Masyarakat berharap adanya langkah tegas dari aparat penegak hukum agar persoalan ini segera ditindaklanjuti dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas.

Pertanyaannya, kapan tindakan nyata akan dilakukan? (mediaviral.co)

Example 300x375