TULANG BAWANG/LAMPUNG, KORANPEMBERITAANKORUPSI.ID
Dana Alokasi Khusus (DAK) 2024 yang di Suwakelola oleh pihak sekolahan menuwai sorotan Publik.
Pasalnya saat awak media memantau kegiatan Rehabitasi ruang guru yang sedang di kerjakan tukang pemborong
Ada kejanggalan di dalam pemasangan kuda kuda baja ringan, hanya memakai 6 kuda kuda.sedangkan jika di bandingkan dengan pengerjaan di SMP lain maksimal 10 kuda kuda dari tembok dinding kiri kanan.
Sedangkan pengalokasian DAK tersebut di suwakelolakan kesekolahan yang artinya pihak kepala sekolah melibat kan sebagian dewan guru dan komite sekolahan, hasil musyawarah kepala sekolah dan dewan guru maka di bentuk kepanitian
Tentu ada ketua, sekertaris, bendahara dan Anggota.
Dengan tujuan dan harapan Pemerintah, agar hasilnya bisa maksimal.
Kepala SMP Negri 2 Banjar Baru0 saat di pintai keterangan
Mengatakan, bahwa semua kegiatan yang lagi di kerjakan memang sudah saya serahkan kan sepenuh nya kepada tukang dan pemasang baja ringan .
Saya rasa pemasangan kuda kuda baja ringan itu sudah sesuwai dengan gambar kilah nya sembari mendampingi melihat ke lokasi pekerjaan.
Selain itu dia pun mengatakan , iya kalau begitu nanti kita kroscek ulang apakah sudah sesuai dengan petunjuk Texnis mau pun gambar, sembari menganggukkan kepala
Jika di bandingkan dengan rehabilitas SMP yang lain tentu berbeda ada dugaan pihak sekolahan dan pemasang baja ringan ada kerja sama mengurangi Polume yang sudah di tentukan.
Konsultan dan tim monitoring dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ,Kabupaten Tulang Bawang belum dapat di pintai keterangan.(koranpemberitaankorupsi.id)














