Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Pemerintah Desak PLN Percepat Pemulihan Blackout Sumatera

12
×

Pemerintah Desak PLN Percepat Pemulihan Blackout Sumatera

Sebarkan artikel ini

Jakarta – MediaViral.co

Pemerintah bergerak cepat merespons gangguan sistem kelistrikan yang memicu blackout di sejumlah wilayah Sumatera pada Jumat, 22 Mei 2026. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta PT PLN (Persero) mempercepat pemulihan pasokan listrik bagi jutaan pelanggan terdampak.

Example 300250

Wakil Menteri ESDM, Yuliot, menegaskan pemerintah memberikan perhatian serius terhadap insiden tersebut karena berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat dan perekonomian.

“Kami memahami gangguan tersebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat serta berdampak pada aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah terdampak,” kata Yuliot di Jakarta, Sabtu (24/5/2026).

Pemerintah juga memastikan investigasi teknis dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap penyebab utama gangguan sekaligus menyiapkan langkah mitigasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Tri Winarno, mengatakan tim inspektur ketenagalistrikan telah diterjunkan ke lapangan guna mengawasi proses pemulihan sistem.

Menurut Tri, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, juga mengarahkan PLN memperkuat backbone sistem kelistrikan Sumatera melalui pembangunan pembangkit dan jaringan transmisi 500 kV/275 kV, termasuk penyediaan infrastruktur blackstart untuk mempercepat pemulihan ketika terjadi gangguan besar.

“Menteri ESDM memberikan arahan kepada kami untuk memastikan percepatan pembangunan pembangkit di wilayah Sumatera bagian barat agar bisa berjalan baik,” ujar Tri.

Sementara itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas blackout yang terjadi.

“Sejak kejadian terjadi, seluruh personel kami langsung bergerak melakukan asesmen, pemulihan sistem transmisi dan gardu induk, serta menyalakan kembali pembangkit secara bertahap dan terkoordinasi,” ujar Darmawan.

PLN mengungkap indikasi awal gangguan berasal dari sistem transmisi 275 kV antara Muara Bungo dan Sungai Rumbai di Jambi yang diduga dipengaruhi faktor cuaca. Gangguan itu kemudian memicu efek domino pada sistem kelistrikan Sumatera.

Hingga Sabtu, 23 Mei 2026 pukul 19.00 WIB, lebih dari 8,5 juta pelanggan telah kembali menikmati listrik dari total 13,1 juta pelanggan terdampak. Beban sistem yang berhasil dipulihkan juga mencapai 3.431,21 MW dari total 5.334 MW terdampak.

Selain itu, sebanyak 176 gardu induk yang sebelumnya mengalami gangguan telah kembali beroperasi.

“Proses penormalan pembangkit terus dilakukan secara bertahap, khususnya untuk pembangkit berbasis batubara yang membutuhkan waktu sinkronisasi lebih panjang,” jelas Darmawan.

PLN menegaskan pasokan daya pada Sistem Sumatera secara umum masih dalam kondisi cukup. Gangguan yang terjadi disebut lebih berkaitan dengan aspek sistem dan penyaluran tenaga listrik. (mediaviral.co)

Example 300x375