Lampung Utara – MediaViral.co
Pembangunan gedung rumah dinas Puskesmas di Desa Ogan Lima, Dusun 9 Bedeng, Kecamatan Abung Barat, Kabupaten Lampung Utara kini menjadi sorotan tajam. Proyek yang seharusnya menjadi fasilitas penunjang pelayanan kesehatan masyarakat justru memunculkan kecurigaan publik karena diduga dikerjakan secara asal jadi.
Ironisnya, sejak awal pembangunan berlangsung, pihak media yang melakukan pemantauan di lokasi tidak pernah menemukan papan informasi proyek. Padahal, papan proyek merupakan kewajiban dalam setiap pembangunan yang menggunakan anggaran negara sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat.
Ketiadaan papan proyek ini memunculkan dugaan kuat bahwa pembangunan tersebut terkesan “disembunyikan” dari pengawasan publik. Banyak pihak pun mulai mempertanyakan sumber anggaran, nilai proyek, hingga siapa kontraktor yang bertanggung jawab atas pembangunan gedung rumah dinas tersebut.
Tidak hanya itu, kondisi bangunan yang dinilai kurang rapi dan terkesan dikerjakan terburu-buru semakin memperkuat dugaan bahwa proyek tersebut tidak dikerjakan secara maksimal.
“Dari awal kami tidak pernah melihat papan proyeknya. Masyarakat jadi bertanya-tanya, ini proyek pemerintah atau bukan? Berapa anggarannya? Siapa yang mengerjakan?” ungkap salah satu warga sekitar dengan nada heran.
Situasi ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Jika benar proyek tersebut menggunakan dana pemerintah, maka tidak adanya papan proyek jelas melanggar prinsip keterbukaan informasi publik.
Publik pun mendesak Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, khususnya dinas terkait, untuk segera turun ke lokasi dan melakukan pemeriksaan terhadap pembangunan tersebut. Jika ditemukan adanya indikasi penyimpangan, aparat pengawas hingga penegak hukum diminta tidak tinggal diam.
Pasalnya, pembangunan fasilitas kesehatan seharusnya dilakukan dengan kualitas terbaik demi kepentingan masyarakat, bukan malah diduga dikerjakan asal-asalan tanpa transparansi.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Puskesmas maupun pemerintah setempat terkait proyek pembangunan rumah dinas tersebut. Masyarakat kini menunggu kejelasan: apakah ini benar proyek resmi, atau justru proyek yang sengaja “disenyapkan” dari sorotan publik. (mediaviral.co)
















