Bengkulu – MediaViral.co
Isu yang diduga kurang sedap mencuat di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu. Hal itu mencuat setelah beredar informasi di media sosial mengenai dugaan adanya ketidakharmonisan antara salah seorang kepala bidang (Kabid) dengan pimpinan dinas.
Pada Rabu (8/7/2026), awak Media Viral bersilaturahmi ke Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu dan menemui salah seorang Kabid berinisial M.H. di ruang kerjanya untuk meminta klarifikasi terkait isu tersebut.
Dalam keterangannya, M.H. membantah dugaan bahwa dirinya tidak sejalan dengan pimpinan. Namun, ia menyampaikan sejumlah persoalan yang menurutnya terjadi sejak Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu dipimpin oleh Kepala Dinas, Zulhendri.
Menurut M.H., terdapat beberapa hal yang menjadi perhatian, di antaranya:
- Setelah dilantik, Kepala Dinas disebut lebih banyak berkeliling ke setiap bidang daripada menggelar rapat koordinasi. Dalam kesempatan tersebut, menurut M.H., Kepala Dinas juga menyampaikan tudingan adanya praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi di lingkungan dinas.
- M.H. menilai perubahan manajemen kepegawaian dilakukan secara cepat tanpa melalui evaluasi yang menyeluruh. Ia juga menduga pejabat dan pegawai yang menangani keuangan serta fungsi-fungsi strategis diganti dengan orang-orang yang merupakan kepercayaan pimpinan dan masih memiliki hubungan kekeluargaan.
- Menurut M.H., sejumlah kewenangan bidang turut dialihkan, termasuk pengelolaan aplikasi revitalisasi yang berkaitan dengan kegiatan proyek. Padahal, menurutnya, pengelolaan tersebut merupakan kewenangan Bidang SMA, SMK, dan SLB sesuai tugas pokok dan fungsinya.
- Pengelolaan aplikasi Tunjangan Profesi Guru (TPG), menurut M.H., dipercayakan kepada dua orang staf di sekretariat, padahal kewenangan tersebut seharusnya berada pada Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK).
- M.H. juga menyebut terdapat hambatan dalam administrasi kedinasan, di antaranya surat masuk yang disebut tidak didisposisikan kepada pejabat atau bidang yang sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.
- Selain itu, ia menilai masih banyak pekerjaan rumah di Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu yang belum terselesaikan secara optimal sehingga dikhawatirkan dapat menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Demikian keterangan yang disampaikan M.H. kepada awak Media Viral saat diwawancarai.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu, Zulhendri, belum memberikan tanggapan atau klarifikasi terkait sejumlah pernyataan tersebut. Redaksi masih berupaya menghubungi yang bersangkutan guna memperoleh konfirmasi sebagai bentuk keberimbangan pemberitaan. (mediaviral.co)
















