Bengkulu Utara, 31 Mei 2026 – MediaViral.co
Pembangunan dermaga pelabuhan di Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, kini mulai menjadi sorotan tajam publik. Proyek yang seharusnya menjadi penunjang akses transportasi masyarakat pulau terluar itu diduga menggunakan material lokal yang kualitasnya dipertanyakan.
Informasi yang dihimpun MediaViral.co dari sumber masyarakat yang enggan disebutkan namanya menyebutkan bahwa material yang digunakan dalam proyek tersebut berasal dari Pulau Enggano sendiri, baik batu maupun pasir.
Temuan ini langsung memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Pasalnya, pembangunan dermaga pelabuhan merupakan proyek vital yang seharusnya menggunakan material berkualitas dan telah teruji ketahanannya terhadap gelombang laut serta cuaca ekstrem.
“Kalau benar menggunakan material lokal tanpa uji kualitas yang jelas, bagaimana ketahanan dermaga itu nanti? Jangan sampai baru beberapa tahun sudah rusak,” ungkap salah seorang warga.
Publik pun mulai mempertanyakan keseriusan kontraktor dalam mengerjakan proyek tersebut. Meski Pulau Enggano berada di wilayah terpencil di tengah lautan, hal itu dinilai bukan alasan untuk mengabaikan standar kualitas pembangunan.
Masyarakat menilai kontraktor seharusnya tetap mendatangkan material dari luar daerah yang sudah teruji dan sesuai spesifikasi pembangunan dermaga pelabuhan, bukan malah diduga memanfaatkan material lokal yang kualitasnya belum jelas.
Kondisi ini memicu dugaan adanya upaya penghematan anggaran secara tidak wajar dalam proyek tersebut. Sejumlah pihak meminta Aparat Penegak Hukum (APH) segera turun tangan untuk menyelusuri dugaan penyimpangan dalam pembangunan dermaga itu.
APH diminta memeriksa kualitas material, volume pekerjaan, hingga kesesuaian proyek dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Jika ditemukan pelanggaran, pihak terkait diminta bertanggung jawab.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor maupun Balai Wilayah Sungai (BWS) belum berhasil dimintai keterangan terkait dugaan penggunaan material lokal dalam proyek pembangunan dermaga tersebut. Media masih menunggu klarifikasi resmi dari pihak terkait. (mediaviral.co)
















