Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Hukum

Anggaran Bimtek Aparatur Pekon Se-Lampung Barat Diduga Dihisap Manusia Koruptor Berwatak Lintah Haus Harta

44
×

Anggaran Bimtek Aparatur Pekon Se-Lampung Barat Diduga Dihisap Manusia Koruptor Berwatak Lintah Haus Harta

Sebarkan artikel ini

LAMPUNG BARAT
KORANPEMBERITAANKORUPSI.ID

Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Dalam Implementasi Program Smart Village, Yang di adakan di hotel Swis Bel dan hotel Golden Tulip Bandar Lampung, mendapatkan kecaman dari masyarakat Lampung Barat.

Example 300250

Pasalnya acara Bintek tersebut yang di adakan oleh pihak BKAD dan Pemda yang di anggarkan dari dana bantuan Provinsi, untuk mengutus dua peserta dari setiap pekon Selampung Barat, setiap dua orang peserta di biayai Rp.6000.000,- juta X 131 Pekon, total anggaran semua berjumlah Rp.786.000.000,- juta.

Menurut keterangan Peratin yang ada di Lampung Barat, mengatakan kepada awak media, kami selaku Peratin nombok Rp 1000.000 juta untuk biaya transport aparatnya yang akan berangkat ke Bandar Lampung, untuk mengikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Dalam Implementasi Program Smart Village ini.

Karena panitia dari pihak BKAD tidak memberikan biaya transport, sedangkan dana bantuan dari Provinsi Rp.6000.000 juta hanya di gunakan panitia BKAD untuk biaya nginap di hotel, setelah selesai acara bintek peserta pulang ke Lampung Barat, tidak mendapatkan bingkisan berupa apa pun.

Menurut berita yang sudah beredar, pihak panitia yaitu pihak ke tiga menyewa kamar hotel untuk dua peserta per hari Rp.600.000 X 2 hari = Rp.1200.000, sedangkan panitia sudah memboking 40 kamar, ber arti total global anggaran untuk nginap di hotel berjumlah Rp.48.000.000,- juta itu sudah termasuk untuk sarapan pagi, kemana sisa dana tersebut,ujar Peratin.Mungkin sudah di makan setan yang lagi kelaparan,ucap Peratin.

Disini kami selaku awak media ingin mengali lebih dalam lagi permasalahan ini, karena Bintek ini sama persis seperti terjadinya di Lampung Utara.Setiap desa mengutus Aparatnya sebagai peserta untuk Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Dalam Implementasi Program Smart Village.

Tapi yang kita dapat informasi dari peserta yang sudah menjalani Bintek tersebut, mereka di berikan biaya transport untuk berangkat ke Bandar Lampung lalu pulangnya mereka di berikan bingkisan berupa baju batik serta pesangon.ujar Aparatur di Lampura.

Kami Aparatur Se-Lampung Barat sangat kecewa dengan pihak panitia BKAD dan pihak Pemda yang ada di Lampung Barat, yang telah bekerja sama dengan pihak ke tiga diduga telah menyelewengkan anggaran dana Bimtek Se Lampung Barat, yang di adakan di Bandar Lampung.

Dimohonkan kepada Bapak Kapolri dan Bapak Kapolda serta KPK pusat Untuk mengusut tuntas kasus Bintek ini.
Maka dari itu juga di mohonkan kepada pihak penegak Hukum yaitu BPKP Irbansus, Kejari yang ada di Bandar Lampung, Untuk periksa oknum pihak ke tiga yang diduga menyelewengkan uang Negara.
Jika dalam dugaan tersebut benar adanya.
Maka oknum tersebut harus di panggil untuk dimintai keterangan serta pertanggungjawabannya dalam hal yang dimaksud tentunya.

Jika terbukti bersalah maka oknum Pihak ke tiga tersebut harus di proses sesuai dengan undang-undang yang berlaku di Negara ini.
Barang siapapun yang melakukan tindakan melawan Hukum atau di sebut korupsi.
Maka oknum tersebut harus di tangkap serta di penjarakan.
(koranpemberitaankorupsi.id)

Example 300x375
Daerah

. Post Views: 4,140