Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Dugaan Kasus Bullying di Ponpes Wali Songo Dipertanyakan, Ketua Yayasan Belum Beri Keterangan

54
×

Dugaan Kasus Bullying di Ponpes Wali Songo Dipertanyakan, Ketua Yayasan Belum Beri Keterangan

Sebarkan artikel ini

Lampung Utara — MediaViral.co
Rabu, 16 September 2026

Dugaan kasus bullying yang terjadi di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Songo, Desa Bandar Kagungan Raya (BKR), Kabupaten Lampung Utara, kembali menjadi perhatian.

Example 300250

Untuk mendapatkan informasi yang berimbang mengenai kejadian tersebut, awak media berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak pengelola yayasan. Namun, upaya tersebut mengalami kendala karena wartawan tidak mendapatkan kesempatan untuk bertemu langsung dengan pihak yayasan.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, saat kejadian berlangsung, pihak yang bersangkutan mengaku tidak mengetahui secara langsung keberadaan M. Ropi, yang disebut bertugas sebagai security di lingkungan Ponpes Wali Songo. Keberadaan Ropi diketahui ketika orang tua dan kakek korban berada di lokasi.

Saat awak media mendatangi lokasi untuk meminta informasi mengenai dugaan bullying tersebut, M. Ropi menyampaikan bahwa pihak media tidak diperkenankan mendapatkan informasi secara langsung tanpa izin dari pihak yayasan.

«“Siapa saja dari media yang datang, kami tidak memberikan informasi, kecuali atas izin Pak Komarudin selaku Kepala Yayasan,” ujar Ropi kepada wartawan.»

Wartawan kemudian berupaya meminta konfirmasi kepada pihak yayasan. Menurut keterangan Ropi setelah berkomunikasi dengan Komarudin, wartawan tidak diperbolehkan masuk ke lingkungan pondok.

«“Pak Komarudin mengatakan tidak boleh ada yang masuk karena masalah tersebut sudah di Polres Lampung Utara,” kata Ropi, yang disebut sebagai Banser sekaligus security di Ponpes Wali Songo.»

Dengan adanya keterangan tersebut, wartawan belum dapat memperoleh penjelasan langsung dari pihak yayasan mengenai kronologi kejadian maupun langkah yang telah dilakukan untuk menangani dugaan bullying tersebut.

Sementara itu, Komarudin selaku Ketua/Kepala Yayasan hingga berita ini disusun belum memberikan keterangan secara langsung. Upaya untuk menemui yang bersangkutan guna meminta klarifikasi mengenai dugaan bullying dan kebijakan yayasan dalam menangani persoalan tersebut belum mendapatkan kesempatan untuk wawancara.

Pemberitaan ini tidak bermaksud menyimpulkan bahwa telah terjadi kesalahan atau pelanggaran yang dilakukan pihak tertentu. Dugaan bullying tersebut masih memerlukan klarifikasi dari semua pihak terkait, termasuk korban dan keluarga, pengelola pondok pesantren, serta aparat penegak hukum apabila perkara tersebut memang telah dilaporkan ke Polres Lampung Utara.

MediaViral.co memberikan ruang bagi pihak Yayasan Ponpes Wali Songo dan pihak terkait lainnya untuk menyampaikan klarifikasi atau hak jawab sesuai ketentuan yang berlaku. (mediaviral.co)

Example 300x375