Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

FABB Soroti Anggaran Pembangunan Belungguk Point dan Berendo Kota Bengkulu

6
×

FABB Soroti Anggaran Pembangunan Belungguk Point dan Berendo Kota Bengkulu

Sebarkan artikel ini

Bengkulu, 9 Agustus 2026 — MediaViral.co

Forum Aktivis Bengkulu Bersatu (FABB) menyoroti anggaran pembangunan Belungguk Point dan Berendo di Kota Bengkulu.

Example 300250

FABB meminta adanya pemeriksaan terhadap penggunaan anggaran kedua pembangunan tersebut untuk mengetahui kesesuaian antara anggaran, pekerjaan yang dilaksanakan, serta ketentuan yang berlaku.

Ketua Umum FABB, Herman Lufhti, mempertanyakan anggaran pembangunan Belungguk Point yang disebut sekitar Rp10,8 miliar.

Herman mengatakan, pihaknya meminta penjelasan mengenai nilai anggaran, pekerjaan yang dilaksanakan, serta penggunaan anggaran pada pembangunan tersebut.

“Menurut kami, pekerjaan yang terlihat di Belungguk Point perlu dijelaskan secara terbuka, termasuk rincian penggunaan anggarannya. Karena itu, kami meminta dilakukan audit agar semuanya menjadi terang,” ujar Herman saat berada di lokasi Belungguk Point, Jalan S. Parman, pada 6 Agustus 2026.

Selain Belungguk Point, FABB juga menyoroti pembangunan Berendo Kota Bengkulu yang disebut memiliki anggaran sekitar Rp30,1 miliar.

Menurut FABB, nilai anggaran tersebut perlu diperiksa dengan melihat dokumen perencanaan, pelaksanaan pekerjaan, dan pertanggungjawaban penggunaan anggaran.

“Kami berharap APH dan dinas terkait dapat melakukan audit atau pemeriksaan kembali terhadap anggaran kedua bangunan tersebut. Jangan sampai ada penyimpangan dalam pengelolaan uang negara,” kata Herman.

FABB Ajukan Permintaan RDP

Koordinator FABB, Dedi Mulyadi, mengatakan pihaknya telah menyampaikan surat kepada DPRD Kota Bengkulu.

Surat tersebut berisi permintaan agar DPRD Kota Bengkulu menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait pembangunan Belungguk Point dan Berendo.

Dedi mengatakan, RDP diharapkan dapat menjadi forum untuk meminta penjelasan dari pihak-pihak terkait mengenai perencanaan, nilai anggaran, pelaksanaan pekerjaan, dan penggunaan anggaran kedua pembangunan tersebut.

“Surat sudah kami sampaikan ke DPRD Kota Bengkulu. Kami berharap ada RDP sehingga persoalan ini dapat dibahas secara terbuka dan semua pihak yang berkepentingan dapat memberikan penjelasan,” ujar Dedi.

FABB Pertimbangkan Laporan

Ketua Harian FABB, M. Zen Ferry, mengatakan pihaknya akan mempertimbangkan membuat laporan kepada aparat penegak hukum apabila dalam pemeriksaan ditemukan adanya indikasi pelanggaran atau penyimpangan.

“Kalau nantinya ditemukan indikasi penyimpangan atau pelanggaran dalam kedua pembangunan tersebut, kami akan mempertimbangkan membuat laporan kepada APH agar dapat diperiksa dan diselidiki sesuai ketentuan hukum,” kata M. Zen Ferry.

FABB menyatakan permintaan pemeriksaan tersebut ditujukan untuk memastikan penggunaan anggaran pembangunan dapat diketahui berdasarkan data dan dokumen yang ada.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat hasil pemeriksaan resmi yang menyatakan adanya mark-up, penyalahgunaan, atau pelanggaran hukum dalam pembangunan Belungguk Point maupun Berendo Kota Bengkulu.

Karena itu, informasi mengenai dugaan penyimpangan anggaran tersebut masih sebatas sorotan dan permintaan pemeriksaan dari FABB. Penilaian mengenai ada atau tidaknya pelanggaran menjadi kewenangan lembaga yang melakukan pemeriksaan sesuai ketentuan. (mediaviral.co)

Example 300x375