Jakarta – MediaViral.co
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa dirinya menerima laporan mengenai adanya penggilingan padi yang disebut mampu meraih keuntungan hingga Rp2 triliun per bulan.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bagian dari perhatian pemerintah terhadap tata niaga beras nasional. Menurut Presiden, apabila terdapat praktik usaha yang tidak sesuai dengan ketentuan dan berpotensi merugikan petani maupun masyarakat, pemerintah akan mengambil langkah penertiban sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menciptakan sistem perdagangan pangan yang lebih adil, transparan, dan berpihak kepada petani. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas harga serta memastikan keuntungan yang wajar bagi seluruh pelaku usaha di sektor perberasan.
Di sisi lain, berbagai kebijakan pemerintah di sektor pertanian disebut terus diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Upaya tersebut antara lain dilakukan melalui perbaikan harga gabah di tingkat petani, peningkatan produktivitas pertanian, serta penguatan ketahanan pangan nasional.
Pemerintah juga menekankan bahwa pengawasan terhadap rantai distribusi dan tata niaga beras akan terus diperkuat guna mencegah praktik-praktik yang berpotensi merugikan petani, konsumen, maupun keuangan negara. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem pangan yang lebih sehat, berkeadilan, dan berkelanjutan. (mediaviral.co)
















