Serang, Banten – MediaViral.co
Peristiwa tragis terjadi di Kampung Cimiung RT 006/003, Desa Pulo, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang pada Jumat (06/03/2026) sekitar pukul 00.10 WIB. Sebuah rumah warga roboh diduga akibat curah hujan yang tinggi, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka-luka.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Umayah (42), seorang ibu rumah tangga warga setempat. Sementara itu, korban lainnya Uktira Ditasah (17) yang merupakan anak dari korban meninggal dunia mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan di RS Hermina Ciruas.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, peristiwa tersebut diduga terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sehingga bagian tengah bangunan rumah menjadi rapuh dan akhirnya roboh.
Sekitar pukul 02.30 WIB, saksi bernama Hawasi, yang merupakan adik dari korban meninggal dunia, mendatangi rumah korban untuk mengecek kondisi keluarga tersebut. Saat tiba di lokasi, saksi mendapati rumah dalam keadaan gelap dan terkunci.
Setelah memanggil korban namun tidak mendapat respons, saksi kemudian masuk melalui jendela rumah. Di dalam rumah, saksi menemukan korban ibu dan anak telah tertimbun reruntuhan bangunan pada bagian tengah rumah.
Melihat kondisi tersebut, saksi segera meminta bantuan warga sekitar untuk mengevakuasi korban. Kedua korban kemudian dibawa ke RS Hermina Ciruas untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun nahas, pada pukul 07.08 WIB korban atas nama Umayah dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit. Sementara itu, Uktira Ditasah masih menjalani perawatan akibat luka-luka yang dialaminya.
Petugas kepolisian dari Polres Serang yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, serta meminta keterangan para saksi guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.
Akibat peristiwa ini, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp30.000.000.
Kasi Humas Polres Serang menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah penanganan di lokasi. Masyarakat juga diimbau agar tetap waspada terhadap potensi kerusakan bangunan, terutama saat curah hujan tinggi yang dapat meningkatkan risiko bangunan roboh. (mediaviral.co)
















