Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Warga Kedaton Keluhkan Pencoretan Sepihak dari Penerima KKS, Janda Satu Anak Merasa Dizalimi

18
×

Warga Kedaton Keluhkan Pencoretan Sepihak dari Penerima KKS, Janda Satu Anak Merasa Dizalimi

Sebarkan artikel ini

Kayuagung, OKI, Sumatera Selatan – MediaViral.co

Jeritan pilu datang dari Kelurahan Kedaton, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Seorang warga berinisial NE mengaku namanya dicoret secara sepihak dari daftar penerima bantuan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) tanpa penjelasan yang jelas.

Example 300250

NE yang merupakan janda dengan satu anak dan masih menumpang tempat tinggal, mengaku hanya sekali menerima bantuan pada Agustus 2025. Setelah itu, bantuan tak lagi ia terima.

“Baru sekali menerima bantuan KKS, baru dapat tahun 2025 bulan Agustus kemarin. Tapi sampai sekarang tidak dapat lagi,” ujarnya lirih.

Yang membuatnya semakin kecewa, menurut NE, data dirinya disebut telah dihapus dari daftar penerima. Hal itu disampaikan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) saat dirinya mempertanyakan status bantuan tersebut.

“Kata pendamping PKH, tidak dapat lagi dan data penerima sudah dihapus. Disuruh tanya ke kelurahan atau dinas sosial,” kata NE menirukan penjelasan yang ia terima.

NE mempertanyakan dasar pencoretan tersebut. Ia merasa kondisinya belum berubah dan masih tergolong warga tidak mampu yang layak menerima bantuan pemerintah. Sebagai janda yang menanggung satu anak tanpa penghasilan tetap, keputusan penghapusan data itu dinilai sangat memberatkan.

Pencoretan sepihak tanpa sosialisasi dan tanpa pemberitahuan resmi seperti ini tentu memantik tanda tanya besar. Apakah proses verifikasi data sudah dilakukan secara transparan? Apakah benar NE sudah dianggap tidak memenuhi kriteria? Ataukah ada kekeliruan dalam pembaruan data?

Masyarakat berharap pihak Kelurahan Kedaton serta Dinas Sosial Kabupaten OKI segera memberikan klarifikasi terbuka. Jangan sampai bantuan sosial yang seharusnya menjadi penopang hidup warga rentan justru menyisakan rasa ketidakadilan.

Jika memang ada perubahan data, publik berhak tahu mekanismenya. Karena bagi warga kecil seperti NE, satu kali bantuan bisa berarti keberlangsungan hidup di tengah tekanan ekonomi yang kian berat.

(mediaviral.co)

Example 300x375