Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Puluhan Tahun Dibiarkan Hancur! Jalan Kembang Tanjung Lampung Utara Jadi “Kolam Lumpur”, Warga: Pejabat Kaya, Rakyat Sengsara

18
×

Puluhan Tahun Dibiarkan Hancur! Jalan Kembang Tanjung Lampung Utara Jadi “Kolam Lumpur”, Warga: Pejabat Kaya, Rakyat Sengsara

Sebarkan artikel ini

Lampung Utara – MediaViral.co

Miris dan memprihatinkan. Jalan utama di Desa Kembang Tanjung, Kabupaten Lampung Utara, dilaporkan rusak parah dan terbengkalai selama puluhan tahun tanpa perbaikan berarti dari pemerintah.

Example 300250

Jalan yang seharusnya menjadi akses vital penghubung beberapa desa itu kini berubah menjadi kubangan lumpur yang membahayakan warga. Saat musim hujan tiba, kondisi jalan bahkan disebut warga mirip kolam lele, penuh genangan air, lumpur, dan lubang besar yang siap mencelakai siapa saja yang melintas.

Yang paling memprihatinkan, jalan tersebut merupakan jalur utama bagi anak-anak menuju sekolah.

“Kalau hujan turun, jalan ini berubah seperti kolam. Banyak anak sekolah jatuh dari motor atau sepeda. Bajunya basah dan kotor, akhirnya banyak yang tidak jadi berangkat sekolah,” ungkap seorang warga dengan nada kesal.

Warga menyebut kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung sangat lama dan semakin parah dari tahun ke tahun. Ironisnya, perbaikan terakhir disebut terjadi sekitar tahun 2015, setelah itu jalan dibiarkan rusak tanpa perhatian serius dari pemerintah.

Padahal masyarakat mengaku sudah berkali-kali melaporkan kondisi jalan tersebut kepada aparat desa hingga pemerintah kabupaten. Namun keluhan itu seolah hanya menjadi angin lalu.

“Kami sudah sering melapor ke aparat desa dan pemerintah kabupaten. Tapi sampai sekarang tidak ada perbaikan. Seolah-olah penderitaan warga tidak dianggap penting,” ujar warga lainnya.

Kemarahan warga semakin memuncak karena selama bertahun-tahun sudah terjadi beberapa kali pergantian kepala desa, namun pembangunan infrastruktur desa tetap mandek.

Warga bahkan menyoroti kondisi aparat desa yang dinilai justru semakin makmur, sementara kondisi desa tidak mengalami kemajuan.

“Sudah berkali-kali ganti kepala desa, tapi jalan tetap hancur. Yang berubah justru pejabat desa makin kaya, hartanya bertambah. Tapi desa kami tetap tertinggal,” tegas warga dengan nada geram.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat: ke mana sebenarnya anggaran pembangunan desa selama ini?

Masyarakat Desa Kembang Tanjung kini mendesak Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dan instansi terkait untuk segera turun tangan memperbaiki jalan tersebut. Jika tidak, warga khawatir akan semakin banyak korban kecelakaan, terutama anak-anak sekolah yang setiap hari harus mempertaruhkan keselamatan mereka di jalan rusak itu.

“Jangan tunggu ada korban jiwa baru bergerak. Jalan ini sudah terlalu lama dibiarkan hancur,” pungkas warga. (mediaviral.co)

Example 300x375