Jakarta – Mediaviral.co
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menunjukkan komitmennya terhadap pemberantasan narkoba dengan menghadiri langsung pemusnahan barang bukti narkotika berbagai jenis seberat ratusan ton di Mabes Polri, Jakarta, pada hari yang sama ketika dijadwalkan berkunjung ke Lampung Utara — tepatnya di kampung halaman Gubernur Lampung.
Keputusan Presiden untuk memprioritaskan agenda nasional di Mabes Polri ketimbang menghadiri kegiatan di daerah yang diklaim sebagai “kampung gubernur Lampung” sontak menuai sorotan publik.
Pasalnya, selama ini sang gubernur disebut-sebut sebagai sosok “anak emas” Presiden Prabowo — sebuah label yang ternyata tidak terbukti di lapangan.
Fakta bahwa Presiden lebih memilih menghadiri acara pemusnahan narkoba ketimbang datang ke wilayah Lampung Utara dianggap masyarakat sebagai tamparan keras bagi pihak-pihak yang selama ini gemar mengaku dekat dengan kekuasaan.
“Selama ini banyak yang membanggakan diri seolah punya kedekatan istimewa dengan Presiden. Tapi faktanya, beliau lebih memilih urusan bangsa daripada menghadiri acara seremonial di kampung gubernur,” ujar salah satu tokoh masyarakat Lampung Utara dengan nada kecewa.
Masyarakat menilai, klaim kedekatan itu hanya omong kosong politik yang sengaja diciptakan untuk mendongkrak citra pribadi.
Kini, kenyataan di lapangan berbicara lain — Presiden Prabowo tegas menempatkan kepentingan negara di atas segala kepentingan individu maupun kelompok.
Warga pun berharap, setelah kejadian ini, orang-orang terdekat Gubernur Lampung berhenti membuat klaim sepihak dan mulai menunjukkan kerja nyata untuk rakyat.
“Cukup sudah mengaku-ngaku dekat dengan Presiden. Buktikan saja dengan kerja dan hasil untuk daerah, bukan dengan kata-kata,” tegas warga lainnya.
Langkah Presiden Prabowo menghadiri pemusnahan narkoba di Mabes Polri dipandang sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah serius memberantas kejahatan narkotika dan tidak akan memberi ruang bagi siapapun yang mencoba menjadikan nama Presiden sebagai alat pencitraan pribadi. (***)
















