Kuala Lumpur, Malaysia | MediaViral.co
Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Malaysia, Raden Dato’ Iman Hascarya, melakukan kunjungan resmi kepada Jaksa Agung (Peguam Negara) Malaysia, Tan Sri Dato’ Mohd Dusuki bin Mokhtar.
Pertemuan strategis ini bertujuan untuk memperkokoh sinergi penegakan hukum antara kedua negara tetangga
Fokus utama dalam diskusi tersebut adalah peningkatan implementasi Mutual Legal Assistance (MLA) atau bantuan hukum timbal balik dalam masalah pidana serta penguatan mekanisme ekstradisi.
Langkah ini dinilai krusial untuk menghadapi tantangan kejahatan lintas batas (transnational crimes) yang semakin kompleks di kawasan Asia Tenggara.
Dorong Kepastian Hukum Internasional
Selain membahas kerja sama pidana, Dubes Raden Dato’ Iman Hascarya secara khusus menyampaikan permohonan dukungan Pemerintah Malaysia terhadap proses keanggotaan Indonesia dalam The Hague Conference on Private International Law (HCCH).
“Keanggotaan Indonesia dalam HCCH merupakan bagian dari upaya besar pemerintah untuk memperkuat kerangka hukum internasional. Hal ini penting demi menjamin kepastian hukum perdata lintas negara, yang mencakup aspek perlindungan warga negara hingga kemudahan urusan bisnis internasional,” ujar Dubes dalam pertemuan tersebut.
Komitmen Sinergi Bilateral
Kedua pihak sepakat bahwa koordinasi yang intensif antara KBRI Kuala Lumpur dan Kantor Jaksa Agung Malaysia adalah kunci efektivitas penegakan hukum. Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk menjaga komunikasi yang terbuka demi mendukung keadilan dan kepentingan nasional masing-masing negara.
Sinergi ini juga menjadi manifestasi dari semangat #PeduliWNI dan #IniDiplomasi, di mana negara hadir untuk memastikan setiap warga negara serta kepentingan nasional terlindungi oleh payung hukum yang kuat dan saling menguntungkan “mutual benefit”. (mediaviral.co)
















