Bengkulu Selatan, 16 Mei 2026 – MediaViral.co
Masyarakat Desa Rantau Sialang, Kecamatan Kedurang, Kabupaten Bengkulu Selatan, mengeluhkan pelayanan PDAM Bengkulu Selatan yang hingga saat ini belum dapat dinikmati secara maksimal oleh warga. Padahal, kondisi tersebut disebut sudah berlangsung selama kurang lebih tiga tahun.
Salah seorang warga berinisial D yang enggan disebutkan namanya menyampaikan kepada awak media bahwa masyarakat merasa sangat kecewa terhadap pelayanan PDAM Bengkulu Selatan. Pasalnya, meski air tidak mengalir, warga tetap diwajibkan membayar iuran bulanan setiap bulan.
“Sudah tiga tahun air tidak mengalir, tetapi kami tetap membayar tagihan PDAM setiap bulan,” ungkapnya kepada awak MediaViral.co.
Menurut warga, berbagai keluhan sudah beberapa kali disampaikan kepada pihak PDAM Bengkulu Selatan. Namun hingga kini, masyarakat mengaku belum mendapatkan solusi maupun tanggapan yang memuaskan.
Berbagai upaya juga telah dilakukan warga agar air bisa mengalir ke rumah mereka. Salah satunya dengan menggunakan mesin pompa air untuk menyedot air dari pipa distribusi. Akan tetapi, air yang keluar tetap sangat kecil dan hanya mengalir dalam waktu singkat.
Awak MediaViral.co kemudian mencoba menghubungi Direktur PDAM Bengkulu Selatan melalui pesan WhatsApp guna meminta penjelasan terkait persoalan tersebut. Dalam keterangannya, Direktur PDAM Bengkulu Selatan menyebut kendala utama disebabkan persoalan ganti rugi lahan masyarakat yang belum terselesaikan, ditambah adanya efisiensi anggaran.
Direktur PDAM Bengkulu Selatan juga menjelaskan bahwa saat ini sedang dilakukan pengerjaan pemasangan pipa untuk masyarakat Kedurang. Pekerjaan tersebut, menurutnya, ditangani oleh pihak PU Cipta Karya.
Atas kondisi tersebut, masyarakat Desa Rantau Sialang meminta kepada Kejaksaan Negeri Bengkulu Selatan dan Inspektorat agar melakukan audit khusus terhadap PDAM Bengkulu Selatan. Warga menilai perlu adanya pemeriksaan menyeluruh karena selama tiga tahun masyarakat tetap membayar tagihan PDAM, sementara air tidak mengalir ke rumah-rumah warga. (mediaviral.co)
















