Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Kandou Tantang Kapolda Sulawesi Utara yang Baru, Berantas Dugaan Mafia Solar

43
×

Kandou Tantang Kapolda Sulawesi Utara yang Baru, Berantas Dugaan Mafia Solar

Sebarkan artikel ini

Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara — MediaViral.co

Aktivis asal Minahasa Tenggara, Falen Kandou, menantang Kapolda Sulawesi Utara yang baru, Brigjen Pol Yudo Hermanto, untuk membongkar dan memberantas dugaan praktik “mafia solar” yang dinilai meresahkan masyarakat di Sulawesi Utara, khususnya di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra).

Example 300250

Kandou menilai persoalan kelangkaan solar di Mitra sudah berlangsung cukup lama. Bahkan, sejumlah SPBU di daerah tersebut berulang kali menjadi sorotan masyarakat.

Salah satu yang kembali menjadi perhatian adalah SPBU 74.956.01 Ratahan, Kabupaten Minahasa Tenggara. SPBU yang disebut-sebut milik Bupati Mitra Ronald Kandoli tersebut kembali ramai diperbincangkan setelah terjadi kericuhan antara sopir dump truck dengan oknum yang diduga terlibat dalam praktik “mafia solar”.

Menurut Kandou, sorotan terhadap SPBU tersebut bukan kali pertama terjadi. Keluhan masyarakat mengenai sulitnya mendapatkan solar, antrean panjang, hingga dugaan adanya perlakuan berbeda terhadap kendaraan tertentu disebut telah berulang kali mencuat.

“SPBU di Mitra sudah sering kali disorot masyarakat. Sekarang persoalan yang sama kembali terjadi di SPBU Ratahan. Sopir mengeluhkan sulit mendapatkan solar, sementara ada dugaan kendaraan tertentu mendapatkan pelayanan lebih dahulu. Pertanyaannya, sampai kapan kondisi seperti ini dibiarkan?” ujar Kandou.

Ia meminta aparat penegak hukum tidak hanya melihat persoalan dari sisi antrean, tetapi mengusut secara menyeluruh dugaan permainan dalam distribusi BBM bersubsidi.

Termasuk dugaan penggunaan kendaraan dengan tangki modifikasi, pengisian menggunakan puluhan jeriken, hingga informasi mengenai adanya pihak yang diduga meminta setoran kepada sopir untuk mendapatkan akses antrean.

“Kalau benar ada oknum yang mengatur antrean dan meminta setoran kepada sopir, ini bukan lagi persoalan sepele. Harus dicari siapa yang bermain, siapa yang mendapatkan keuntungan, dan apakah ada pihak yang membekingi,” tegasnya.

Tantang Kapolda Sulut yang Baru

Kandou secara terbuka menantang Kapolda Sulut yang baru, Brigjen Pol Yudo Hermanto, untuk menunjukkan kinerjanya dalam memberantas praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi.

“Saya tantang Kapolda Sulut yang baru untuk membongkar mafia solar di Sulawesi Utara, terlebih khusus di Minahasa Tenggara. Jangan hanya masyarakat kecil yang diperiksa atau ditindak. Kalau memang ada praktik curang, bongkar sampai ke aktor di belakangnya,” kata Kandou.

Menurutnya, pengusutan harus dilakukan secara profesional dan tanpa pandang bulu.

“Siapa pun yang terlibat, kalau memang terbukti melakukan pelanggaran, harus diproses sesuai hukum. Jangan ada kesan bahwa ada pihak tertentu yang kebal hukum,” lanjutnya.

Kandou juga meminta Pertamina dan instansi terkait ikut melakukan evaluasi terhadap penyaluran solar di SPBU yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Ia mempertanyakan bagaimana mungkin terjadi kelangkaan solar bagi masyarakat jika pada saat yang sama terdapat kendaraan tertentu yang diduga dapat mengisi BBM dalam jumlah besar.

“Jangan sampai solar subsidi yang seharusnya untuk masyarakat justru dikuasai oleh oknum tertentu, apalagi mafia solar. Ini yang harus diusut tuntas,” ujarnya.

Kandou berharap Kapolda Sulut yang baru tidak hanya menerima laporan di atas meja, tetapi turun langsung melihat kondisi di lapangan.

“Datang dan lihat sendiri antreannya. Dengarkan keluhan sopir. Periksa bagaimana solar disalurkan. Berantas mafia solar. Kami siap mendukung aparat selama penegakan hukum dilakukan secara adil dan transparan,” pungkas Kandou. (mediaviral.co)

Example 300x375