Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Hadapi Ancaman El Nino, Pemprov Lampung Mulai Data Penggunaan Air Perusahaan

8
×

Hadapi Ancaman El Nino, Pemprov Lampung Mulai Data Penggunaan Air Perusahaan

Sebarkan artikel ini

Bandar Lampung – MediaViral.co

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mulai mendata penggunaan air permukaan oleh ratusan perusahaan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi dampak fenomena El Nino yang diperkirakan dapat menyebabkan kekeringan dan berkurangnya ketersediaan air di berbagai daerah.

Example 300250

Pendataan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Mitigasi Dampak Perubahan Iklim yang digelar di Gedung Balai Keratun, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Kamis (6/8/2026).

Rapat dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan, Yanyan Ruchyansyah, didampingi Sekretaris Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Lampung, Hermawan. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan instansi pemerintah, perusahaan swasta, dan pelaku usaha dari berbagai sektor.

Yanyan mengatakan, perubahan iklim saat ini sudah dirasakan langsung oleh masyarakat. Musim menjadi tidak menentu, curah hujan berubah-ubah, dan risiko kekeringan semakin tinggi.

Menurutnya, dampak El Nino membuat debit air sungai mulai berkurang dan persediaan air di embung menyusut lebih cepat. Di sisi lain, kebutuhan air untuk pertanian, industri, perkebunan, peternakan, hingga pembangkit listrik terus meningkat.

“Karena itu, pengelolaan sumber daya air harus dilakukan dengan baik agar kebutuhan semua sektor tetap terpenuhi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penatagunaan Sumber Daya Air Dinas PSDA Provinsi Lampung, Andry Efendi, menjelaskan bahwa pendataan ini bertujuan mengetahui berapa banyak air permukaan yang digunakan setiap perusahaan.

Menurut Andry, data tersebut akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan menghadapi musim kemarau yang dipengaruhi El Nino.

“Kami ingin mengetahui seberapa besar penggunaan air oleh masing-masing perusahaan. Dengan begitu, pemerintah dapat mengambil langkah yang tepat untuk menjaga ketersediaan air,” ujarnya.

Ia menegaskan, sektor pertanian menjadi perhatian utama. Pemerintah tidak ingin kebutuhan air petani terganggu karena penggunaan air yang terlalu besar oleh sektor industri.

“Jangan sampai kebutuhan air untuk pertanian kalah dengan kebutuhan industri. Karena itu kami harus memiliki data yang akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan,” jelasnya.

Selain melakukan pendataan, Pemprov Lampung juga menyiapkan berbagai langkah antisipasi, salah satunya membangun embung untuk menyimpan cadangan air saat musim kemarau.

Andry menambahkan, selama ini perusahaan hanya melaporkan penggunaan air untuk keperluan pajak. Melalui pendataan ini, pemerintah ingin mendapatkan data yang lebih lengkap sehingga pengelolaan sumber daya air dapat dilakukan secara lebih baik dan berkelanjutan.

Dengan langkah tersebut, Pemprov Lampung berharap ketersediaan air tetap terjaga sehingga kebutuhan masyarakat, terutama petani, maupun sektor industri dapat terpenuhi meski menghadapi ancaman El Nino. (mediaviral.co)

Example 300x375