Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Duka Bencana Belum Usai! 45 Keluarga Korban Banjir dan Longsor di Bireuen Terima Santunan, Publik Desak Penanganan Lebih Serius

10
×

Duka Bencana Belum Usai! 45 Keluarga Korban Banjir dan Longsor di Bireuen Terima Santunan, Publik Desak Penanganan Lebih Serius

Sebarkan artikel ini

Bireuen, Aceh – MediaViral.co

Luka akibat bencana banjir dan tanah longsor yang menerjang Kabupaten Bireuen pada 26 November 2025 masih membekas. Puluhan keluarga kehilangan orang tercinta, ratusan rumah hancur, dan ribuan warga terdampak. Di tengah duka tersebut, Pemerintah Kabupaten Bireuen akhirnya menyalurkan santunan kematian dari Kementerian Sosial Republik Indonesia kepada 45 ahli waris korban bencana.

Example 300250

Penyerahan santunan dilakukan langsung oleh Bupati Bireuen, Mukhlis, di Pendopo Bupati. Masing-masing keluarga korban menerima bantuan sebesar Rp15 juta sebagai bentuk tanggung jawab dan kehadiran negara bagi masyarakat yang kehilangan anggota keluarga dalam tragedi tersebut.

Namun di balik penyaluran santunan itu, sorotan publik terhadap penanganan bencana di Bireuen masih mengemuka. Bencana yang terjadi akhir November lalu diketahui menyebabkan lebih dari 1.000 rumah rusak, ratusan hektare lahan pertanian hancur, dan sejumlah warga meninggal dunia. Banyak pihak menilai upaya mitigasi dan penanganan pascabencana harus dilakukan lebih serius agar tragedi serupa tidak terus berulang.

Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Ia berharap santunan tersebut dapat sedikit membantu keluarga yang sedang berjuang bangkit dari keterpurukan.

“Musibah ini merupakan ujian dari Allah SWT. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membantu kebutuhan keluarga, apalagi kita sedang menyongsong Hari Raya Idulfitri,” ujar Mukhlis.

Mukhlis juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk menyalurkan bantuan lanjutan, termasuk perbaikan rumah warga, fasilitas umum, serta sarana pendidikan yang rusak akibat bencana.

Apresiasi atas langkah tersebut juga datang dari Ketua Umum Relawan Peduli Rakyat Lintas Batas, Arizal Mahdi. Ia menilai penyaluran santunan ini menjadi bukti bahwa negara tidak menutup mata terhadap penderitaan rakyat yang tertimpa bencana.

“Kami mengapresiasi langkah Bupati Bireuen dan Kemensos RI yang menyalurkan santunan secara langsung kepada keluarga korban. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang tengah berduka,” kata Arizal.

Meski demikian, Arizal mengingatkan bahwa bantuan santunan saja tidak cukup. Ia mendorong pemerintah agar memperkuat mitigasi bencana, perbaikan infrastruktur, serta sistem peringatan dini, agar masyarakat tidak kembali menjadi korban ketika bencana datang.

Penyaluran santunan ini menjadi secercah harapan bagi keluarga korban. Namun satu pesan yang terus menguat dari masyarakat: bencana boleh datang, tetapi tragedi kemanusiaan akibat kurangnya kesiapsiagaan tidak boleh terus terulang. (mediaviral.co)

Example 300x375