Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Dugaan Pungli Warnai Penyaluran Bantuan Ketahanan Pangan di Rantau Alai, Camat: Lapor Jika Ada Penarikan Biaya

151
×

Dugaan Pungli Warnai Penyaluran Bantuan Ketahanan Pangan di Rantau Alai, Camat: Lapor Jika Ada Penarikan Biaya

Sebarkan artikel ini

Ogan Ilir, Sumatera Selatan — MediaViral.co

Penyaluran bantuan ketahanan pangan dari pemerintah pusat kembali menjadi sorotan setelah muncul dugaan pungutan liar (pungli) di salah satu desa di Kecamatan Rantau Alai, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Bantuan yang disalurkan untuk periode Desember 2025 itu berupa beras 10 kilogram dan minyak goreng 1 liter bagi keluarga penerima manfaat.

Example 300250

Sejumlah warga mengaku diminta membayar Rp25.000 oleh pihak pengelola di desa saat mengambil bantuan. Penyaluran disebut dilakukan di rumah kepala desa. “Ya, mau tidak mau kami harus bayar, Pak,” kata seorang ibu rumah tangga penerima bantuan.

Pemerintah desa melalui Sekretaris Desa membenarkan bahwa total penerima bantuan mencapai 144 orang. Namun, ia menegaskan tidak mengetahui adanya pungutan tersebut. “Kami hanya menyalurkan bantuan. Untuk informasi soal penarikan Rp25 ribu itu kami tidak tahu,” ujarnya.

Camat Rantau Alai, Febrina Murdiati, memastikan bahwa program bantuan ketahanan pangan tidak dipungut biaya apa pun. Ia meminta masyarakat melapor apabila menemukan adanya penarikan biaya di luar ketentuan.

“Semua bantuan dari pemerintah bersifat gratis. Tidak ada pungutan, tidak ada biaya administrasi. Jika ada oknum yang meminta uang kepada penerima bantuan, segera laporkan,” tegas Febrina.

Pemerintah kecamatan berencana menelusuri dugaan pungli tersebut dengan meminta klarifikasi kepada pemerintah desa terkait pelaksanaan distribusi bantuan. Warga berharap kasus ini dapat ditangani secara terbuka agar penyaluran bantuan berikutnya berjalan tanpa pelanggaran. (mediaviral.co)

Example 300x375