Lampung Utara – MediaViral.co
Aroma dugaan permainan anggaran kembali mencuat dari pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kali ini sorotan tajam mengarah ke SPPG Madukoro Baru, Kabupaten Lampung Utara, yang diduga terjadi pemangkasan nilai makanan untuk ribuan siswa.
Informasi yang beredar menyebutkan, paket makanan yang diterima siswa terdiri dari roti Rp1.000, telur Rp1.800, jeruk Rp1.000, dan minuman serut Rp2.000. Jika dijumlahkan, nilai makanan yang diberikan kepada siswa diperkirakan hanya sekitar Rp5.800 per porsi.
Namun dari perhitungan di lapangan, dapur penyedia makanan diduga hanya mengeluarkan biaya sekitar Rp4.800 per porsi.
Selisih Rp1.000 per siswa inilah yang kini menjadi sorotan. Jika dikalikan dengan sekitar 2.000 siswa penerima program, maka muncul dugaan potensi selisih anggaran mencapai Rp2.000.000 per hari.
Namun jika dihitung dalam skema distribusi yang lebih luas seperti yang beredar di kalangan masyarakat, angka dugaan potensi penyimpangan bahkan disebut bisa menembus sekitar Rp9.600.000 per hari.
Angka tersebut tentu memantik kecurigaan publik. Pasalnya program MBG digadang-gadang sebagai program prioritas pemerintah untuk meningkatkan gizi anak-anak sekolah, bukan justru menjadi ladang dugaan “sunat anggaran”.
Aktivis dan sejumlah warga mulai mempertanyakan transparansi pengelolaan anggaran di SPPG Madukoro Baru. Mereka mendesak agar aparat pengawas dan penegak hukum segera turun tangan melakukan audit menyeluruh.
“Program untuk anak sekolah jangan sampai dijadikan ajang permainan anggaran. Kalau benar ada selisih sebesar itu setiap hari, ini sangat memprihatinkan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Jika dugaan tersebut benar terjadi, maka praktik ini tidak hanya mencoreng program nasional, tetapi juga berpotensi masuk dalam kategori dugaan tindak pidana korupsi yang merugikan keuangan negara.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola SPPG Madukoro Baru Kabupaten Lampung Utara belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan selisih anggaran tersebut.
Publik kini menunggu keberanian aparat pengawas untuk mengungkap fakta sebenarnya di balik dapur program makan bergizi yang seharusnya menjadi harapan bagi generasi masa depan. (mediaviral.co)
















