Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Dibalik Lugunya Kades Tanjung Beringin, Diduga Mengalir Darah Koruptor!

95
×

Dibalik Lugunya Kades Tanjung Beringin, Diduga Mengalir Darah Koruptor!

Sebarkan artikel ini

Lampung Utara — MediaViral.co

Sosok Kepala Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Lampung Utara, berinisial (WD), selama ini dikenal sederhana dan kalem di mata masyarakat. Namun di balik keluguannya, kini mencuat dugaan serius terkait penyelewengan anggaran desa bernilai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Example 300x375

Berdasarkan data yang diperoleh tim media, tahun anggaran 2024, Pemerintah Desa Tanjung Beringin mengalokasikan dana sebesar Rp117.000.000 untuk penyediaan insentif atau operasional RT/RW. Sementara untuk tahun 2025, kembali dianggarkan senilai Rp42.250.000.

Tak berhenti di situ, kegiatan penyelenggaraan PAUD/TK/TPA/TKA/TPQ/Madrasah Non-Formal Milik Desa—yang mencakup bantuan honor pengajar, pakaian seragam, serta biaya operasional—turut tercatat menelan anggaran Rp24.300.000 pada tahun 2024 dan Rp10.500.000 pada tahun 2025.

Namun, kenyataan di lapangan justru memunculkan tanda tanya besar.
Salah seorang guru PAUD di desa tersebut, yang meminta identitasnya dirahasiakan, mengaku belum pernah menerima honor sedikit pun sejak tahun 2024 hingga kini (2025).

“Dari tahun 2024 sampai sekarang, kami belum pernah terima honor sama sekali,” ujarnya kepada awak media, sembari menunjukkan bukti video kesaksiannya.

Padahal, anggaran tersebut sudah tertuang dan dinyatakan tersalurkan dalam dokumen APBDes tahun 2024 dan 2025. Fakta ini menimbulkan dugaan kuat adanya penyelewengan dan penyalahgunaan anggaran desa.

Untuk memastikan kebenaran informasi, tim media mendatangi rumah Kepala Desa Tanjung Beringin. Namun, hanya istrinya yang berhasil ditemui. Ia menyampaikan bahwa sang suami tengah berada di Bandar Lampung.

Selanjutnya, tim juga berusaha menghubungi Camat Tanjung Raja, Evril, guna meminta klarifikasi lebih lanjut. Sayangnya, saat didatangi ke kantor, Camat tidak berada di tempat, dan saat dihubungi via telepon tidak merespons, meskipun nomor ponselnya dalam keadaan aktif (online).

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa (WD) maupun Camat Tanjung Raja (Evril) belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan penyelewengan dana desa tersebut.

Redaksi akan terus menelusuri perkembangan kasus ini dan menayangkan episode lanjutan investigasi terkait penggunaan dana desa yang terindikasi bermasalah di Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Lampung Utara. (***)

Example 300250