Batu Bara, Sumatera Utara – MediaViral.co
Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menghadiri acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Pisah Sambut Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku yang digelar di Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara, Selasa (30/12/2025).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam rangka pergantian kepemimpinan di lingkungan pemasyarakatan, dari pejabat lama Soetopo Brutu, A.Md.I.P., S.Sos., M.Si., kepada pejabat baru Dr. Hamdi Hasibuan, S.T., S.H., M.Hum. Prosesi sertijab berlangsung khidmat dan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah serta unsur Forkopimda.
Dalam sambutannya, Bupati Baharuddin menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Soetopo Brutu atas dedikasi, loyalitas, serta kontribusinya selama memimpin Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku. Ia juga mengucapkan selamat bertugas kepada Dr. Hamdi Hasibuan dan berharap kepemimpinan baru dapat membawa inovasi serta penguatan program pembinaan bagi warga binaan.
“Pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan upaya peningkatan kinerja institusi. Kami berharap sinergi antara pemerintah daerah dan pihak Lapas dapat terus terjalin dengan baik, terutama dalam pembinaan dan pemberdayaan warga binaan,” ujar Bupati Baharuddin.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Batu Bara bersama Wakil Bupati Asahan dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara turut melakukan penandatanganan prasasti serta peresmian Ruang Pendidikan/Kelas Kuliah UMMAS di lingkungan Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku.
Peresmian ruang pendidikan tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), khususnya melalui akses pendidikan tinggi. Program ini berada di bawah naungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara dan menjadi salah satu langkah strategis dalam pembinaan berkelanjutan di dalam lembaga pemasyarakatan.
Ruang pendidikan ini diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan intelektual dan mental bagi warga binaan. Pendidikan dinilai sebagai kunci utama dalam membentuk karakter, meningkatkan wawasan, serta membekali warga binaan dengan kemampuan dan kepercayaan diri agar siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan produktif.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Asahan, Ketua Pengadilan Negeri Kisaran, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Batu Bara, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara, serta jajaran pejabat Lapas dan tamu undangan lainnya.
Kegiatan sertijab dan peresmian ruang pendidikan ini menjadi simbol komitmen bersama dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih humanis, edukatif, dan berorientasi pada pembinaan serta reintegrasi sosial warga binaan.
(KRO/RD/AN)
















