Way Kanan, Lampung – MediaViral.co
Pelayanan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Pembantu (KCP) Blambangan Umpu kembali menuai sorotan. Sejumlah nasabah mengaku kecewa setelah jam pelayanan molor hingga satu jam, sementara fasilitas penting seperti kartu ATM justru tidak tersedia, Senin (31/3/2026).
Alih-alih mendapatkan pelayanan sesuai jadwal, nasabah justru harus menunggu tanpa kepastian. Kondisi ini memicu kekecewaan dan mempertanyakan kualitas pelayanan bank milik negara tersebut.
Salah satu nasabah yang mengalami langsung kejadian ini adalah Ketua SMSI Way Kanan, Yoni Aliestiadi. Ia datang tepat waktu, namun harus menerima kenyataan bahwa pelayanan belum dimulai.
“Kami datang pukul 13.00 WIB sesuai jadwal. Namun diinformasikan pelayanan baru dimulai pukul 14.00 WIB. Ini jelas molor satu jam dan sangat mengecewakan,” ujarnya.
Kekecewaan semakin bertambah saat dirinya hendak mengganti kartu ATM yang rusak. Petugas menyampaikan bahwa stok kartu ATM sedang kosong.
“Ini bank besar, tetapi kartu ATM saja tidak tersedia. Kami sebagai nasabah tentu merasa dirugikan,” tambahnya.
Nasabah Memilih Pulang
Akibat pelayanan yang dinilai tidak optimal, Yoni memutuskan untuk meninggalkan lokasi. Hal serupa juga dilakukan oleh beberapa nasabah lain yang hendak membuka rekening baru. Mengetahui pelayanan belum berjalan normal, mereka memilih untuk kembali pulang.
Kondisi ini dinilai dapat berdampak pada menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan, khususnya di daerah.
Diduga Tidak Sesuai Standar Otoritas Jasa Keuangan
Sebagai bank BUMN, Bank Rakyat Indonesia seharusnya mengacu pada standar pelayanan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di antaranya:
Pelayanan tepat waktu
Layanan profesional dan tidak merugikan nasabah
Ketersediaan fasilitas dasar perbankan
Keterlambatan pelayanan serta tidak tersedianya kartu ATM dinilai tidak sejalan dengan prinsip pelayanan prima yang selama ini digaungkan.
Harapan Evaluasi Menyeluruh
Masyarakat berharap pihak Bank Rakyat Indonesia segera melakukan evaluasi, khususnya di tingkat KCP, agar kejadian serupa tidak terulang.
Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain:
Kedisiplinan jam operasional
Ketersediaan fasilitas layanan
Profesionalitas petugas
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Bank Rakyat Indonesia KCP Blambangan Umpu belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan tersebut. (mediaviral.co)
















