Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Anggaran Kesra Rp5 Miliar Disorot, LSM KAKI Lampung Sebut Jadi Catatan Hitam Pengelolaan APBD

29
×

Anggaran Kesra Rp5 Miliar Disorot, LSM KAKI Lampung Sebut Jadi Catatan Hitam Pengelolaan APBD

Sebarkan artikel ini

Bandar Lampung — MediaViral.co

Alokasi anggaran Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Kota Bandar Lampung Tahun Anggaran 2026 kembali menjadi sorotan. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Lampung menilai pos belanja jasa ziarah wisata rohani senilai Rp5 miliar sebagai catatan hitam dalam pengelolaan anggaran daerah.

Example 300250

Ketua Umum LSM KAKI Lampung, Lucky Nurhidayah, secara tegas mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pos anggaran yang dinilai janggal dan berpotensi menimbulkan penyimpangan.

Dalam keterangannya pada Kamis, 12 Februari 2026, Lucky mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan beberapa komponen anggaran yang dianggap tidak rasional dan perlu dibuka secara transparan kepada publik. Sorotan utama tertuju pada belanja jasa ziarah wisata rohani yang nilainya mencapai Rp5 miliar.

Menurutnya, terdapat ketidaksesuaian antara rencana anggaran dan realisasi jumlah peserta kegiatan. Berdasarkan catatan LSM KAKI Lampung, sekitar Rp1,3 miliar dialokasikan untuk memberangkatkan 1.000 peserta. Namun hingga saat ini, realisasi keberangkatan baru mencapai 468 orang.

“Anggaran tersebut direncanakan untuk 1.000 peserta. Faktanya baru 468 yang berangkat. Selisihnya cukup besar dan ini harus dijelaskan secara transparan kepada masyarakat,” tegas Lucky.

Ia menilai, selisih jumlah peserta tersebut berpotensi menimbulkan pertanyaan publik terkait efektivitas dan akuntabilitas penggunaan anggaran. Menurutnya, klarifikasi terbuka dari pihak terkait sangat penting untuk menghindari spekulasi dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah Kota Bandar Lampung.

LSM KAKI Lampung, lanjut Lucky, akan terus melakukan pendalaman terhadap penggunaan anggaran tersebut. Bahkan, pihaknya tidak menutup kemungkinan mengambil langkah lanjutan apabila ditemukan indikasi kegiatan tidak memberikan manfaat nyata atau menyimpang dari peruntukannya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kota Bandar Lampung terkait sorotan tersebut. (mediaviral.co)

Example 300x375