Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Nasional

Dosen Kebidanan STIKes RSPAD Gatot Soebroto dan FIK UMT Gelar Pengabdian Masyarakat di SMK Kesehatan Letris Indonesia 2 Tangerang

35
×

Dosen Kebidanan STIKes RSPAD Gatot Soebroto dan FIK UMT Gelar Pengabdian Masyarakat di SMK Kesehatan Letris Indonesia 2 Tangerang

Sebarkan artikel ini

Tangerang, Banten – MediaViral.co

Tim dosen Program Studi S1 Kebidanan STIKes RSPAD Gatot Soebroto bersama dosen Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Tangerang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Peningkatan Kesiapsiagaan Siswa SMK Kesehatan Letris Indonesia 2 Tangerang dalam Menghadapi Bencana Banjir Melalui Pelatihan dan Simulasi Bencana” Tahun 2025.

Example 300250

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tingginya potensi bencana banjir di Indonesia yang kerap menimbulkan krisis kesehatan dan keselamatan jiwa. Minimnya kesiapsiagaan masyarakat, khususnya pelajar, menjadi faktor yang memperbesar dampak bencana. Oleh karena itu, peningkatan pengetahuan dan keterampilan siaga bencana dinilai penting sebagai upaya mitigasi risiko.

Tim pengabdian diketuai oleh Bdn. Rina Wijayanti, SKM., S.Tr.Keb., M.KM, dengan anggota Bdn. Dina Raidanti, SST., M.Kes, serta dosen Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Tangerang Wahidin, S.Sos., SKM., M.Si., MKM. Program ini didanai oleh Institusi STIKes RSPAD Gatot Soebroto.

SMK Kesehatan Letris Indonesia 2 Tangerang dipilih sebagai mitra karena berada di wilayah dengan tingkat kerawanan banjir yang cukup tinggi. Kondisi geografis tersebut menuntut kesiapsiagaan optimal dari seluruh komunitas sekolah, baik siswa, guru, maupun tenaga kependidikan.

Berdasarkan hasil penelitian sebelumnya, diketahui bahwa pengetahuan siswa mengenai siaga bencana memiliki pengaruh positif dan sangat signifikan terhadap kesiapsiagaan (r=0,871; p=0,000). Namun demikian, masih ditemukan kesenjangan antara pemahaman teoritis dengan keterampilan praktis di lapangan. Sekolah juga membutuhkan penguatan dalam pembentukan tim siaga bencana serta optimalisasi jalur dan sarana evakuasi.

Sebagai tindak lanjut, kegiatan PkM ini diawali dengan tahap penjajakan dan sosialisasi sebanyak tiga kali pada periode September hingga Oktober 2025. Selanjutnya, dilakukan pelatihan dan simulasi bencana yang difokuskan pada peningkatan keterampilan praktis siswa.

Materi pelatihan meliputi penyusunan dan penggunaan tas siaga bencana (survival kit) secara mandiri, serta simulasi evakuasi banjir (disaster drill) untuk memvalidasi jalur evakuasi dan titik kumpul aman. Melalui pendekatan ini, siswa tidak hanya memahami konsep kesiapsiagaan, tetapi juga mampu menerapkannya secara cepat dan tepat dalam kondisi darurat.

Kegiatan ini sejalan dengan berbagai hasil penelitian sebelumnya, baik di dalam maupun luar negeri, yang menunjukkan bahwa edukasi kebencanaan secara terstruktur mampu meningkatkan kesiapsiagaan siswa secara signifikan, baik dari aspek kognitif maupun psikomotorik.

Melalui pelatihan dan simulasi ini, diharapkan kesiapsiagaan siswa SMK Kesehatan Letris Indonesia 2 Tangerang semakin meningkat, sehingga mampu meminimalkan risiko dan dampak bencana banjir serta mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang tangguh terhadap bencana. (mediaviral.co)

Example 300x375