Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Gubernur Lampung Dorong Pramuka Jadi Mitra Strategis Penguatan SDM Daerah

13
×

Gubernur Lampung Dorong Pramuka Jadi Mitra Strategis Penguatan SDM Daerah

Sebarkan artikel ini

LAMPUNG — MEDIA VIRAL

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan peran strategis Gerakan Pramuka dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) di daerah. Sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) Gerakan Pramuka Lampung, ia meminta jajaran Kwartir Daerah (Kwarda) yang baru dilantik untuk menjadikan Pramuka sebagai mitra utama pemerintah daerah dalam pembentukan karakter generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

Example 300250

Penegasan tersebut disampaikan pada acara Pelantikan Pengurus Mabida & Mabida Harian, Kwarda & Lembaga Pemeriksa Keuangan, serta Dewan Kerja Daerah (DKD) Gerakan Pramuka Lampung Masa Bakti 2025–2030, yang digelar di Balai Keratun, Senin (1/12/2025).

Pelantikan Ketua dan Unsur Pembina Daerah

Dalam acara tersebut, Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional (Kwarnas), Mayjen TNI (Purn) Bachtiar, melantik Gubernur Rahmat Mirzani Djausal sebagai Kamabida Lampung. Pelantikan turut menetapkan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, sebagai Kamabida Harian.

Selanjutnya, Kamabida Lampung melantik Wakil Gubernur Jihan Nurlela sebagai Ketua Kwarda Lampung serta Inspektur Provinsi Lampung, Bayana, sebagai Ketua Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Kwarda. Pelantikan dilanjutkan dengan pengukuhan Pengurus Dewan Kerja Daerah (DKD) oleh Kakwarda Lampung.

Organisasi Kaderisasi Terbesar

Dalam arahannya, Gubernur Rahmat menekankan bahwa Gerakan Pramuka memiliki posisi unik dan strategis dalam pembinaan generasi muda. Dengan anggota yang mencapai hampir setengah juta orang di Lampung, Pramuka disebutnya sebagai organisasi pendidikan nonformal paling konsisten dalam kaderisasi.

“Tidak ada organisasi lain yang melakukan kaderisasi secara berkelanjutan mulai dari SD hingga perguruan tinggi. Pramuka mengajarkan kedisiplinan, karakter, integritas, serta rasa cinta dan pengorbanan untuk bangsa,” ujar Rahmat.

Ia menilai, nilai-nilai tersebut relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah, terutama dalam penguatan karakter dan etos kerja generasi muda.

Mitra Pemerintah Daerah dalam Pembentukan Karakter

Sebagai Kamabida, Gubernur Rahmat menugaskan Kwarda Lampung untuk memperkuat kemitraan dengan Pemerintah Provinsi Lampung, khususnya dalam program-program yang berkaitan dengan peningkatan kualitas SDM. Fokus tersebut diarahkan pada usia pendidikan dasar hingga menengah—jenjang SD, SMP, dan SMA—sebagai periode pembentukan karakter paling fundamental.

Gubernur Rahmat juga mengingatkan bahwa keberhasilan kepengurusan Kwarda 2025–2030 akan sangat ditentukan oleh kesediaan para pengurus untuk berkorban waktu, tenaga, dan pemikiran dalam menjalankan program-program pembinaan.

Menurutnya, Pramuka perlu terus beradaptasi dengan tantangan zaman, namun tetap menjaga nilai dasar gerakan yang menekankan kedisiplinan, kebersamaan, dan pengabdian. (mediaviral.co)

Example 300x375