Way Kanan, Lampung —
MediaViral.co
Tiga preman kampungan yang selama ini bertingkah layaknya penguasa jalan di Kabupaten Way Kanan akhirnya dibekuk dan diseret ke sel tahanan. Mereka bukan siapa-siapa — hanya TCI (21), BDP (27), dan MAM (42) — tapi berani memalak sopir truk batu bara hingga Rp 350 ribu per kendaraan, setiap hari!
Aksi para pelaku ini sudah berlangsung lama dan benar-benar membuat para sopir menderita. Dengan dalih “uang keamanan”, mereka mendirikan posko liar di pinggir jalan, lalu memaksa setiap truk yang lewat menyetor uang, seolah-olah jalan itu milik mereka.
Dalam satu hari, 20 hingga 80 truk lewat di jalur itu. Artinya, dalam sehari para preman ini bisa mengantongi belasan juta rupiah hasil peras keringat sopir!
Namun keberanian mereka akhirnya berakhir tragis.
Tim Ditreskrimum Polda Lampung di bawah komando Kombes Indra Hermawan bergerak cepat setelah menerima laporan dari para sopir korban pemerasan.
“Kami tidak akan biarkan ada yang bermain kotor di jalanan. Ketiganya sudah kami tangkap pada Jumat (10/10/2025), dan saat ini ditahan di Mapolda Lampung,” tegas Indra, Senin (13/10/2025).
Lebih jauh, Indra menjelaskan bahwa aksi keji para pelaku bukan hanya pungli biasa, tapi sudah termasuk pemerasan dan intimidasi. Polisi kini tengah memburu dalang utama yang disebut-sebut mengatur setoran dari balik layar.
“Kami masih kejar otak dari pungutan liar ini. Siapa pun yang terlibat akan kami sikat habis!” kata Indra dengan nada tegas.
Masyarakat menyambut baik penangkapan ini. Para sopir truk batu bara yang selama ini bekerja siang malam demi menghidupi keluarga, akhirnya bisa sedikit lega. Mereka berharap polisi tidak berhenti sampai di sini, tapi menertibkan semua posko liar yang jadi sarang pemerasan.
“Sudah lama kami dipalak. Kalau nggak bayar, diancam, kadang dilempari batu. Alhamdulillah akhirnya ditangkap juga,” ujar salah satu sopir yang enggan disebutkan namanya.
Kini ketiga preman itu hanya bisa mendekam di balik jeruji besi, menunggu proses hukum.
Dan pesan keras dari masyarakat Lampung jelas:
“Jalan bukan milik preman! Negara tidak boleh tunduk pada pemeras jalanan!”
🔥 Redaksi KORAN KPK | MediaViral.co
💣 Premanisme adalah musuh rakyat. Siapa pun yang coba menindas orang kecil, akan ditindas balik oleh hukum!
















