Pesisir Selatan, Sumatera Barat –
MediaViral.co
Masyarakat Kecamatan Silaut mendesak Bupati Pesisir Selatan, H. Hendra Joni SH., MH., untuk menindak tegas perusahaan perkebunan PT. Sukses Jaya Wood yang diduga menyerobot lahan perkebunan warga. Desakan itu disampaikan langsung dalam audiensi antara masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Silaut Bersatu dengan Bupati pada Kamis (2/10/2025).
Tuntutan Masyarakat
Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya:
Pengembalian lahan yang diduga diserobot perusahaan.
Pencabutan izin usaha PT. Sukses Jaya Wood jika terbukti melanggar aturan.
Ganti rugi atas kerugian yang ditimbulkan terhadap masyarakat.
Konflik Agraria Berkepanjangan
Masyarakat menilai keberadaan PT. Sukses Jaya Wood telah melanggar Peraturan Daerah dan Peraturan Gubernur terkait batas wilayah, terutama di kawasan Sungai Sindang Alam atau Sungai Sindang Lama. Mereka menilai praktik perusahaan selama ini hanya merugikan masyarakat dan memicu konflik agraria yang berlangsung bertahun-tahun tanpa penyelesaian.
Sikap Bupati
Bupati Hendra Joni dalam audiensi tersebut mengakui adanya patok batas wilayah yang sah dan berjanji menindak perusahaan yang terbukti nakal. Namun, ia juga menyinggung keterbatasan anggaran pemerintah daerah untuk segera menyelesaikan konflik tersebut.
Pernyataan itu memunculkan pertanyaan di kalangan masyarakat. Mereka menilai, alasan anggaran tidak seharusnya menjadi penghalang bagi pemerintah daerah dalam melindungi hak rakyat.
Harapan Warga
Masyarakat Silaut berharap Bupati segera turun langsung ke lapangan dan mengambil langkah nyata. Mereka menegaskan bahwa masyarakat kecil di pedesaan terlalu lama menjadi korban kesewenang-wenangan perusahaan yang beroperasi dengan cara merugikan rakyat.
“Sudah terlalu lama masyarakat Silaut dizalimi dan dijajah oleh perusahaan yang hanya mementingkan kepentingan oligarki. Kami ingin keadilan ditegakkan,” tegas perwakilan Masyarakat Silaut Bersatu.
(Tim/BM)
















