Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Dugaan Pekerjaan Drainase Betungan Dipertanyakan, Warga Minta Material Pasir Urug Campur Tanah Segera Diganti

28
×

Dugaan Pekerjaan Drainase Betungan Dipertanyakan, Warga Minta Material Pasir Urug Campur Tanah Segera Diganti

Sebarkan artikel ini

Bengkulu, Senin, 31 Agustus 2026 — MediaViral.co

KOTA BENGKULU — Pekerjaan peningkatan dan rehabilitasi drainase saluran utama di depan Kantor Lurah Betungan, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, menuai sorotan dari warga sekitar.

Example 300250

Pasalnya, pelaksana proyek diduga menggunakan material pasir urug yang dicampur dengan tanah untuk pengisian dan penguatan tebing saluran. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian karena dikhawatirkan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis pekerjaan dan dapat memengaruhi kualitas serta ketahanan konstruksi.

Proyek yang dibiayai melalui APBD Kota Bengkulu tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp199.003.000. Pekerjaan dilaksanakan oleh CV Zaka Inti Prima dan ditargetkan selesai pada 27 Oktober 2026.

Salah seorang warga mengaku melihat langsung material yang digunakan di lokasi pekerjaan.

“Kami melihat langsung tumpukan bahan yang digunakan untuk mengisi dan memperkuat tebing saluran itu campuran pasir dan tanah, bukan material yang berkualitas sesuai spesifikasi,” ungkapnya.

Warga khawatir penggunaan material tersebut dapat berdampak terhadap ketahanan bangunan, khususnya saat musim hujan.

“Jika begini caranya, dikhawatirkan saat musim hujan tiba, tebing akan mudah longsor dan saluran kembali rusak, padahal anggarannya tidak sedikit,” tambahnya.

Warga Minta PUPR Segera Turun

Warga meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu serta konsultan pengawas CV Nugraha Consultant segera turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap material yang digunakan.

Jika hasil pemeriksaan nantinya menunjukkan bahwa material tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi teknis, warga meminta agar material segera diganti dengan bahan yang sesuai dengan ketentuan pekerjaan.

“Kami berharap pengawasan diperketat, karena ini uang rakyat dari pajak yang kami bayar. Jangan sampai proyek ini hanya terlihat bagus, tetapi cepat rusak karena kualitas material yang tidak sesuai,” ujar warga lainnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pelaksana maupun Dinas PUPR Kota Bengkulu terkait dugaan penggunaan material yang tidak sesuai standar tersebut.

Warga berharap pihak terkait segera memberikan penjelasan dan memastikan seluruh pekerjaan drainase dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis serta menggunakan material yang memenuhi ketentuan, sehingga hasil pembangunan dapat berkualitas dan bertahan lama. (mediaviral.co)

Example 300x375