Simalungun, Sumatera Utara – MediaViral.co
Diduga terjadi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di SPBU Perlanaan Nomor 14.211.289, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Kondisi tersebut memicu antrean panjang kendaraan, khususnya truk angkutan barang, sehingga dikeluhkan masyarakat, para sopir, dan pengguna jalan. Peristiwa ini terjadi pada Jumat (17/7/2026).
Berdasarkan pantauan di lokasi, antrean kendaraan tampak mengular hingga memakan sebagian badan jalan. Kondisi tersebut dinilai mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada jam-jam sibuk.
Sejumlah sopir mengaku harus mengantre selama berjam-jam untuk mendapatkan solar bersubsidi. Mereka berharap pemerintah bersama instansi terkait segera melakukan pengecekan terhadap penyebab antrean tersebut serta memastikan distribusi BBM bersubsidi berjalan sesuai ketentuan.
Masyarakat juga meminta PT Pertamina, BPH Migas, dan aparat penegak hukum meningkatkan pengawasan terhadap penyaluran BBM bersubsidi agar tidak terjadi penyimpangan apabila memang ditemukan adanya pelanggaran.
Apabila dalam proses penyelidikan terbukti terjadi penyalahgunaan dalam pengangkutan maupun niaga BBM bersubsidi, pelaku dapat dikenakan sanksi pidana sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023. Namun, penegakan hukum tetap harus didasarkan pada hasil penyelidikan dan pembuktian oleh aparat yang berwenang.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU Perlanaan maupun instansi terkait mengenai penyebab antrean panjang dan dugaan kelangkaan solar tersebut.
Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menormalkan pasokan solar bersubsidi sehingga aktivitas transportasi, distribusi barang, dan roda perekonomian masyarakat tidak terganggu. Mereka juga meminta evaluasi terhadap sistem distribusi BBM bersubsidi agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (mediaviral.co)
















