Jakarta – MediaViral.co
Wacana pelibatan masyarakat dalam pendanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan. Ketua DPD RI mengusulkan agar masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi turut menyumbangkan sebagian hartanya guna mendukung keberlangsungan program tersebut.
Usulan itu muncul di tengah meningkatnya kebutuhan anggaran Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah. Menurutnya, semangat gotong royong merupakan nilai luhur bangsa yang dapat menjadi solusi untuk membantu menjaga keberlangsungan program yang menyasar anak-anak sekolah dan kelompok rentan.
Namun, gagasan tersebut langsung memicu beragam tanggapan dari masyarakat. Sebagian pihak menilai bahwa keterlibatan masyarakat melalui sumbangan sukarela merupakan bentuk kepedulian sosial yang patut diapresiasi.
Di sisi lain, tidak sedikit yang berpendapat bahwa pendanaan Program Makan Bergizi Gratis seharusnya tetap menjadi tanggung jawab pemerintah melalui pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang efektif, transparan, dan akuntabel.
Masyarakat juga berharap pemerintah mampu memastikan setiap anggaran yang dialokasikan benar-benar tepat sasaran, bebas dari kebocoran, serta memberikan manfaat nyata bagi para penerima program.
Perdebatan mengenai sumber pendanaan dinilai wajar dalam sebuah negara demokrasi. Namun, yang menjadi perhatian utama publik adalah bagaimana Program Makan Bergizi Gratis dapat terus berjalan secara berkelanjutan dengan tata kelola yang baik, sehingga tujuan meningkatkan gizi anak-anak Indonesia benar-benar tercapai. (mediaviral.co)
















