KUALA LUMPUR, MALAYSIA | MEDIAVIRAL.CO
Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Malaysia (Raden Dato Mohammad Iman Hascarya Kusumo ), menerima kunjungan audiensi dari jajaran pengurus Pimpinan Cabang Istimewa (PCI) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Malaysia di Kantor KBRI Kuala Lumpur, baru-baru ini.
Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Ketua PCI Muslimat NU Malaysia, Ibu Dra. Mimin Mintarsih, ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menjadi ajang perkenalan jajaran pengurus baru. Dalam suasana yang hangat, kedua belah pihak berdiskusi strategis mengenai berbagai isu krusial, mulai dari peran organisasi kemasyarakatan hingga penguatan hubungan antar-warga (people-to-people contact) kedua negara.
Fokus pada Pendidikan Anak PMI
Salah satu poin utama yang dibahas adalah komitmen bersama dalam memberikan akses pendidikan bagi anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tidak memiliki dokumen lengkap (undocumented). Dubes Dato’ Iman secara khusus memberikan apresiasi atas inisiatif Muslimat NU dalam menyelenggarakan Sanggar Belajar (SB).
“Kami sangat mengapresiasi kontribusi nyata PCI Muslimat NU yang selama ini aktif mendukung program KBRI, terutama dalam memberikan pendampingan dan pendidikan bagi anak-anak PMI melalui Sanggar Belajar. Ini adalah peran kemanusiaan yang sangat vital,” ujar Dubes RI.
Peran Strategis sebagai Mitra Diplomasi
Selain urusan pendidikan, Dubes RI juga menekankan pentingnya peran PCI Muslimat NU sebagai mitra strategis atau “perpanjangan tangan” KBRI di lapangan. Mengingat luasnya cakupan komunitas WNI di Malaysia, peran organisasi seperti Muslimat NU menjadi kunci dalam melakukan sosialisasi aturan hukum.
Dubes RI berpesan agar pengurus PCI Muslimat NU terus aktif memberikan penyuluhan kepada para WNI agar senantiasa:
Mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku di Malaysia.
Menjaga ketertiban umum.
Memastikan legalitas dokumen keimigrasian untuk menghindari masalah hukum di masa depan.
Pertemuan ini ditutup dengan komitmen kedua belah pihak untuk terus bersinergi dalam program-program pembinaan bagi muslimat WNI, demi mewujudkan komunitas Indonesia yang lebih berdaya dan taat hukum di Malaysia. (mediaviral.co)
















