Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Jelang Ledakan Mudik, Wali Kota Kediri Turun Gunung: Bus Digeledah, Sopir Dites Narkoba!

14
×

Jelang Ledakan Mudik, Wali Kota Kediri Turun Gunung: Bus Digeledah, Sopir Dites Narkoba!

Sebarkan artikel ini

Kediri, Jawa Tengah – MediaViral.co

Menjelang puncak arus mudik Lebaran yang diprediksi membludak, Pemerintah Kota Kediri tak mau kecolongan. Dinas Perhubungan Kota Kediri langsung menggelar operasi pemeriksaan ketat terhadap armada transportasi umum di Terminal Tamanan.

Example 300250

Tak sekadar pengecekan biasa, operasi ini menyasar langsung “urat nadi” keselamatan mudik: kondisi bus, kelengkapan administrasi, hingga kesehatan para sopir. Bahkan tes urine narkoba pun digelar di lokasi.

Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati turun langsung melakukan inspeksi mendadak bersama Kepala Dinas Perhubungan Arief Cholisudin Yuswanto. Kehadiran orang nomor satu di Kota Kediri itu menjadi sinyal keras bahwa keselamatan pemudik tidak boleh dipermainkan.

“Enam kendaraan yang sudah dicek hari ini dinyatakan layak jalan. Standar keselamatan terpenuhi dan administrasinya lengkap di sistem,” tegas Vinanda saat sidak.

Namun perhatian terbesar justru tertuju pada kondisi pengemudi. Pemerintah tak ingin ada sopir yang memaksakan diri mengemudi dalam kondisi sakit, kelelahan, apalagi terindikasi menggunakan narkoba.

Langkah ini bukan tanpa alasan. Beberapa rute perjalanan antarkota bahkan antarprovinsi seperti menuju Jambi dan Lampung bisa memakan waktu hingga dua hari perjalanan nonstop—situasi yang rawan jika pengemudi tidak dalam kondisi prima.

“Yang kami utamakan adalah keselamatan masyarakat. Jika driver tidak sehat atau tidak siap, kami arahkan untuk tidak jalan,” tandas Vinanda.

Pemeriksaan semakin diperketat dengan keterlibatan Badan Narkotika Nasional (BNN) yang melakukan tes urine kepada kru bus. Hasilnya, seluruh pengemudi yang diperiksa dinyatakan negatif narkotika.

Meski demikian, pemerintah tetap memberi peringatan keras kepada operator transportasi. Tidak ada toleransi bagi kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan atau sopir yang tidak bugar.

Selain di terminal, pengawasan juga diperluas hingga ke Stasiun Kediri untuk memastikan seluruh moda transportasi aman digunakan masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan, Arief Cholisudin, menegaskan operasi pengawasan ini akan terus dilakukan hingga puncak arus mudik.

Sementara itu, masyarakat diminta tidak asal memilih bus. Pemudik diimbau memastikan kendaraan memiliki stiker resmi tanda telah lolos ramp check agar perjalanan lebih aman.

Dengan lonjakan pemudik yang diprediksi tinggi, pemerintah Kota Kediri tampaknya tidak ingin mengambil risiko. Bus diperiksa, sopir diuji, dan pengawasan diperketat—semua demi satu tujuan: mencegah tragedi di tengah euforia mudik Lebaran.

(Lisa DS)

Example 300x375