Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Viral! Dapur MBG di Kali Cinta Diduga Abaikan Standar Kebersihan, Relawan Mengemas Makanan Tanpa APD – Kepala SPPG Bungkam

36
×

Viral! Dapur MBG di Kali Cinta Diduga Abaikan Standar Kebersihan, Relawan Mengemas Makanan Tanpa APD – Kepala SPPG Bungkam

Sebarkan artikel ini

Lampung Utara – MediaViral.co

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang menjadi penyelamat gizi masyarakat kini justru terseret dalam pusaran kontroversi. Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan aktivitas di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Kali Cinta, Kecamatan Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara, yang diduga mengabaikan standar kebersihan.

Example 300250

Dalam video yang viral di TikTok sejak November 2025 itu, terlihat puluhan relawan tengah mengemas paket makanan bergizi gratis. Namun yang memicu kemarahan publik, para relawan tampak bekerja tanpa menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker maupun sarung tangan.

Padahal, dalam pengolahan dan pengemasan makanan, standar higiene dan sanitasi merupakan aturan mutlak yang tidak boleh ditawar. Penggunaan masker dan sarung tangan adalah prosedur dasar untuk mencegah kontaminasi silang yang berpotensi membawa bakteri atau penyakit ke dalam makanan.

Ironisnya, program yang seharusnya menjamin kualitas gizi masyarakat justru diduga diproses secara serampangan. Publik pun mempertanyakan pengawasan serta komitmen pengelola dapur MBG terhadap keselamatan pangan.

“Ini bukan sekadar soal prosedur, ini menyangkut kesehatan masyarakat. Jika makanan diproses tanpa standar kebersihan, risikonya bisa sangat fatal,” ujar salah satu warga yang mengaku prihatin setelah menonton video tersebut.

Berdasarkan aturan yang berlaku, setiap relawan pengolah makanan wajib mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) higiene dan sanitasi. Pelanggaran terhadap aturan ini dapat berujung pada sanksi tegas, mulai dari teguran, pemberhentian relawan, hingga penghentian operasional dapur.

Jika pelanggaran sanitasi terjadi secara masif, pihak pengelola maupun Badan Gizi Nasional (BGN) bahkan dapat mengambil langkah drastis seperti mencabut izin operasional dapur MBG hingga dilakukan pembenahan total.

Lebih jauh lagi, jika kelalaian tersebut sampai menyebabkan keracunan makanan atau membahayakan kesehatan masyarakat, maka sanksi hukum dapat dikenakan sesuai regulasi tentang keamanan pangan.

Yang membuat publik semakin geram, saat awak media mencoba mengonfirmasi dugaan pelanggaran ini kepada Imam selaku Kepala SPPG Kali Cinta melalui pesan WhatsApp, yang bersangkutan justru memilih bungkam.

Tidak ada klarifikasi, tidak ada penjelasan.

Sikap diam ini memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat: apakah dugaan pelanggaran tersebut benar terjadi? Ataukah ada sesuatu yang sedang ditutupi?

Program MBG sejatinya dirancang sebagai kebanggaan nasional untuk memperbaiki gizi masyarakat. Namun jika pelaksanaannya justru mengabaikan standar kesehatan, maka yang dipertaruhkan bukan hanya reputasi program—melainkan keselamatan masyarakat itu sendiri. (mediaviral.co)

Example 300x375