Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Menu Kering Dirapel, Dapur MBG SPPG Wonogiri Disorot: Wali Murid Minta Transparansi Total atau Hentikan!

32
×

Menu Kering Dirapel, Dapur MBG SPPG Wonogiri Disorot: Wali Murid Minta Transparansi Total atau Hentikan!

Sebarkan artikel ini

Lampung Utara – MediaViral.co

Program Menu Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi tameng pemenuhan gizi anak sekolah kini justru memantik kegaduhan. Dapur MBG yang dikelola SPPG Wonogiri di Kecamatan Kotabumi Selatan disorot keras setelah muncul dugaan sajian menu kering yang dirapel dan dinilai tak sesuai standar anggaran.

Example 300250

Isu ini mencuat setelah sejumlah wali murid mempertanyakan kualitas dan kuantitas makanan yang diterima siswa. Mereka menilai ada kejanggalan antara hitungan anggaran bahan baku dengan realisasi menu di lapangan.

“Kalau memang tidak sesuai hitungan, jangan dipaksakan. Anak-anak jangan dijadikan korban,” tegas salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya.

Para orang tua mendesak sekolah tidak hanya membagikan surat pernyataan sebagai formalitas. Mereka menuntut digelarnya rapat terbuka agar persoalan dibahas secara transparan dan terang-benderang. Bagi mereka, forum resmi adalah langkah awal untuk membongkar dugaan ketidaksesuaian sebelum polemik semakin melebar.

Sorotan tajam tertuju pada dugaan menu kering yang dirapel. Program yang dibiayai uang negara itu semestinya menghadirkan makanan bergizi seimbang, bukan sekadar pembagian makanan yang mengundang tanda tanya. Jika benar ada pengurangan kualitas atau porsi, hal itu dinilai sebagai bentuk pengabaian terhadap hak anak.

Desakan evaluasi pun menguat. Sejumlah wali murid bahkan meminta agar kerja sama dengan pihak penyedia dipertimbangkan ulang apabila ditemukan ketidaksesuaian serius. Transparansi disebut sebagai harga mati dalam setiap program publik.

“Program ini bagus di atas kertas. Tapi kalau pelaksanaannya tidak sesuai, harus berani dikoreksi,” ujar wali murid lainnya.

Masyarakat Lampung Utara kini menunggu langkah tegas dari pihak sekolah dan pengelola dapur. Apakah akan membuka data anggaran dan standar menu secara terbuka? Atau memilih bungkam di tengah sorotan?

Satu hal yang pasti, publik tak ingin program mulia berubah menjadi polemik berkepanjangan. Uang negara harus kembali ke rakyat dalam bentuk nyata—makanan bergizi yang layak, bukan sekadar laporan administratif. Kini keputusan ada di tangan pengelola dan sekolah: transparan atau siap menghadapi gelombang kritik yang kian membesar. (mediaviral.co)

Example 300x375