Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Lampung Resmi Jadi Pusat Singkong Nasional, Dorong Daya Saing Tapioka ke Pasar Global

24
×

Lampung Resmi Jadi Pusat Singkong Nasional, Dorong Daya Saing Tapioka ke Pasar Global

Sebarkan artikel ini

Lampung | MediaViral.co

Provinsi Lampung resmi ditetapkan sebagai lokasi National Cassava Center atau Pusat Singkong Nasional. Penetapan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan riset dan pengembangan singkong nasional, sekaligus mempertegas posisi Lampung sebagai lumbung singkong Indonesia.

Example 300250

Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Kementerian PPN/Bappenas RI dalam agenda Rencana Pengembangan Cassava Center di Universitas Lampung, yang digelar di Ruang Rapat DH 1–2 Kantor Bappenas, Jakarta Pusat, Selasa (27/01/2026).

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan bahwa pembentukan National Cassava Center merupakan inisiatif Bappenas yang dijalankan bersama Sungai Budi Foundation, dengan fokus utama pada riset dan pengembangan komoditas singkong nasional.

“Telah disepakati bahwa Lampung menjadi National Cassava Center,” ujar Mirza, sapaan akrab Gubernur Lampung.

“Program ini merupakan kerja sama Bappenas dan Sungai Budi Foundation untuk pengembangan dan riset singkong,” lanjutnya.

Menurut Mirza, salah satu tujuan utama pembentukan Cassava Center adalah mengejar ketertinggalan produktivitas singkong Indonesia dibandingkan negara pesaing seperti Thailand dan Vietnam, terutama dalam aspek kualitas bahan baku dan rendemen tapioka.

Fokus Bibit Unggul dan Peningkatan Pendapatan Petani

Mirza mengungkapkan, Cassava Center akan berfokus pada pengembangan bibit singkong unggul yang memiliki kualitas lebih baik serta kadar aci tinggi, guna meningkatkan hasil panen dan daya saing industri tapioka nasional.

“Bibit singkong harus memiliki kadar aci tinggi dan kualitas yang baik. Jika ini tercapai, maka produktivitas meningkat dan penghasilan petani juga akan naik,” jelasnya.

Peningkatan produktivitas petani singkong diharapkan berdampak langsung pada penguatan industri hilir, khususnya produk tapioka, agar mampu bersaing di pasar global.

Kolaborasi Akademisi Nasional

Cassava Center tidak hanya berfokus pada pengembangan bibit, tetapi juga melibatkan peneliti, profesor, dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kolaborasi lintas universitas ini diyakini akan mempercepat inovasi, transfer teknologi, serta pengembangan sistem budidaya dan pengolahan singkong secara berkelanjutan.

Mirza menambahkan, pusat kegiatan National Cassava Center akan berlokasi di Universitas Lampung (Unila). Sejumlah fasilitas pendukung juga direncanakan akan dibangun, termasuk laboratorium riset yang berlokasi di kawasan Kota Baru, untuk menunjang aktivitas penelitian dan pengembangan.

Dengan penetapan ini, Lampung diharapkan tidak hanya menjadi sentra produksi singkong, tetapi juga pusat inovasi nasional yang mampu mengangkat nilai tambah komoditas singkong Indonesia ke level internasional.

(Red)

Example 300x375