Way Kanan, Lampung – MediaViral.co
Kondisi Mushola Darussalam yang berada di RT 01 RW 02, Kampung Tanjung Serupa SP 6 B, Kecamatan Pakuan Ratu, Kabupaten Way Kanan, kembali menjadi sorotan publik. Mushola yang seharusnya menjadi pusat ibadah dan kegiatan keagamaan warga tersebut tampak tidak terawat dan mengalami kerusakan di sejumlah bagian.
Pantauan di lokasi menunjukkan beberapa tiang bangunan serta area di sekitar mushola mengalami kerusakan cukup parah dan masih membutuhkan banyak perbaikan. Padahal, Mushola Darussalam selama ini berfungsi sebagai pusat ibadah warga serta tempat anak-anak belajar mengaji dan melaksanakan salat.
Akibat kerusakan yang tak kunjung diperbaiki, pada Selasa, 30 Desember 2025, sekitar 120 warga Kampung Tanjung Serupa SP 6 B melakukan gotong royong secara swadaya untuk memperbaiki Mushola Darussalam. Warga secara bersama-sama menyumbangkan tenaga, material bangunan, serta dana untuk membeli pasir, batu, dan kebutuhan pembangunan lainnya.
Salah seorang warga berinisial R, saat ditemui Tim KPK Media Viral di lokasi, menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap Kepala Kampung Tanjung Serupa, Mardiono. Menurutnya, sejak awal pembangunan mushola hingga saat ini, kepala kampung tidak pernah hadir maupun memberikan bantuan dalam bentuk apa pun.
“Dari awal dibangunnya Mushola Darussalam ini, semuanya murni swadaya warga. Kami patungan untuk beli pasir, batu, dan alat-alat bangunan. Kepala kampung tidak pernah hadir, apalagi memberi sumbangan,” ujar R dengan nada kesal.
Ia juga menambahkan bahwa lokasi mushola tidak jauh dari rumah kepala kampung, dengan jarak sekitar 50 meter. Namun hingga mushola berdiri dan kini kembali diperbaiki, kehadiran maupun kontribusi dari pihak kepala kampung tidak pernah dirasakan oleh warga.
Kekecewaan serupa juga disampaikan oleh tokoh masyarakat setempat. Ia menilai seharusnya pemimpin kampung dapat hadir di tengah masyarakat, terlebih dalam kegiatan keagamaan yang menyangkut kepentingan bersama.
“Minimal hadir dan memberi dukungan moril kepada warga. Ini menyangkut rumah ibadah dan kebersamaan masyarakat,” ungkapnya.
Di tengah kekecewaan tersebut, warga Kampung Tanjung Serupa menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas peran tokoh agama setempat, yakni Kiai Komarudin serta Imam Mushola Darussalam, Suwarno. Keduanya dinilai konsisten mendampingi warga dan menjadi teladan bagi anak-anak serta generasi muda dalam kegiatan keagamaan.
Hingga berita ini diturunkan, kegiatan gotong royong perbaikan Mushola Darussalam masih terus berlangsung dengan harapan rumah ibadah tersebut dapat kembali digunakan secara nyaman oleh seluruh warga. (mediaviral.co)
















