Lampung – MediaViral.co
Setelah lebih dari tiga dekade warga berjibaku dengan jalan rusak, berlumpur saat hujan dan berdebu saat kemarau, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal akhirnya mengalokasikan anggaran sekitar Rp135 miliar untuk memperbaiki ruas jalan Gedong Aji–Umbul Mesir di Kecamatan Rawa Pitu, Kabupaten Tulang Bawang.
Gubernur yang akrab disapa Mirza itu memastikan perbaikan mulai dikerjakan tahun 2026. Dari total panjang ruas sekitar 31 kilometer, Pemerintah Provinsi Lampung memfokuskan penanganan 13,5 kilometer di wilayah Rawa Pitu pada tahap awal.
Mirza menegaskan proyek tersebut sebenarnya telah masuk dalam perencanaan sejak 2025 dan memang diproyeksikan untuk dikerjakan pada 2026.
“Perencanaan sudah masuk sejak tahun lalu. Sekarang kita percepat pelaksanaannya agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” tegas Mirza, Rabu (4/3/2026).
Saat ini proyek perbaikan jalan Gedong Aji–Umbul Mesir telah memasuki tahap tender. Pemprov bahkan mendorong percepatan jadwal pelaksanaan agar pengerjaan dapat dimulai lebih awal dari rencana semula.
“Sekarang sedang proses tender. Yang tadinya dijadwalkan mulai Mei, kita dorong supaya awal April sudah bisa mulai dikerjakan,” jelasnya.
Jalur Vital Distribusi Hasil Pertanian
Kecamatan Rawa Pitu dikenal sebagai salah satu sentra produksi padi terbesar di Lampung, selain komoditas sawit dan karet. Ruas jalan tersebut menjadi jalur utama distribusi hasil pertanian warga, terutama saat musim panen.
“Kawasan ini penghasil padi dalam jumlah besar. Kalau jalannya tidak layak, biaya angkut naik dan harga di tingkat petani tertekan. Maka perbaikan jalan ini langsung berdampak pada kesejahteraan,” ujar Mirza.
Perbaikan jalan akan dilakukan bertahap hingga 2027. Pada tahap awal, beberapa segmen akan dibangun menggunakan konstruksi rigid beton, sementara bagian lain diperkuat dengan lapisan dasar (base) agar kendaraan tidak terperosok saat musim hujan.
“Yang penting konektivitasnya dulu kita pulihkan. Tidak boleh lagi ada kendaraan terjebak lumpur,” tambahnya.
Warga Sambut Antusias
Kehadiran Gubernur Mirza disambut antusias warga. Subari, salah satu warga Rawa Pitu, mengaku kondisi jalan selama lebih dari 30 tahun sangat menyulitkan aktivitas masyarakat.
“Kami sudah lama menunggu. Jalan ini sangat menentukan penghasilan kami. Alhamdulillah sekarang benar-benar mulai dikerjakan,” ujarnya.
Kepala Desa Sumber Agung, Sahel S., juga mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Lampung. Menurutnya, ruas tersebut merupakan akses vital bagi sekitar 3.000 penduduk desa dan menjadi penghubung utama menuju Kecamatan Penawar Aji.
“Ini bukan tambal sulam, tapi langsung beton. Kami berharap bisa dilanjutkan sampai tuntas,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal juga meninjau ruas jalan Simpang Unit VIII–Gedong Aji di Kecamatan Banjar Baru sebagai bagian dari percepatan penanganan infrastruktur jalan provinsi di Lampung. (mediaviral.co)
















