Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Nasional

Wakil Kepala BGN ‘Gedor’ OKU Timur: Resmikan Dapur MBG, Sekaligus Ultimatum—Dapur Nakal Siap Disikat! Ditutup Tanpa Kompromi

262
×

Wakil Kepala BGN ‘Gedor’ OKU Timur: Resmikan Dapur MBG, Sekaligus Ultimatum—Dapur Nakal Siap Disikat! Ditutup Tanpa Kompromi

Sebarkan artikel ini

OKU Timur, Sumatera Selatan – MediaViral.co

Kunjungan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang, ke Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur bukan sekadar agenda seremonial. Di hadapan ratusan warga, ia melontarkan peringatan keras: dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bermain-main dengan kualitas makanan akan langsung ditutup.

Example 300250

Kehadiran Nanik di OKU Timur bertepatan dengan kegiatan reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Komisi IX dari Fraksi Partai NasDem, Irma Suryani, Senin (9/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Nanik sekaligus meresmikan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Sehat Cerdas Bahagia yang berlokasi di Jalan Raya Belitang, Desa Cipta Muda BK 0, Kecamatan Buay Madang.

Namun di balik seremoni pemotongan pita, Nanik menyampaikan pesan yang cukup “menyengat” bagi pengelola dapur MBG di seluruh wilayah.

“Program ini bukan janji kampanye, bukan janji politik. Ini program hati nurani Presiden agar anak-anak Indonesia sehat dan bergizi,” tegasnya di hadapan masyarakat.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak langsung memviralkan keluhan makanan di media sosial tanpa konfirmasi ke pihak dapur.

“Kalau ada makanan basi atau tidak layak, jangan langsung diunggah. Datangi dulu dapurnya. Kalau pengelolanya menghindar atau tidak bertanggung jawab, baru silakan unggah di media sosial,” ujarnya.

Namun pernyataan yang paling menyita perhatian publik adalah pengakuan bahwa ratusan dapur MBG di Sumatera sudah ditutup.

“Per hari ini 492 dapur SPPG di Sumatera sudah kami tutup karena tidak mengurus Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS),” ungkapnya.

Menurutnya, dapur yang belum mengurus SLHS patut dicurigai belum memenuhi standar kebersihan, bahkan kemungkinan belum memiliki sistem pengolahan limbah (IPAL).

“Kami tidak akan membiarkan dapur yang tidak layak tetap beroperasi. Kalau ada dapur SPPG yang nakal, langsung kami tutup,” tegasnya.

Ia juga membeberkan bahwa nilai anggaran menu makanan program MBG sebenarnya tidak besar.

Untuk balita hingga siswa kelas 3 SD, nilai menu sekitar Rp8.000 per porsi, sedangkan siswa kelas 3 SD hingga SMA sekitar Rp10.000 per porsi.

Meski nilainya terbatas, ia menegaskan kualitas gizi dan keamanan makanan tidak boleh dikorbankan.

Sementara itu, Irma Suryani dalam sambutannya menegaskan bahwa program MBG bukan sekadar membuat anak-anak kenyang.

“Program ini bukan untuk makan kenyang saja, tapi makan bergizi untuk meningkatkan kualitas generasi dan mencegah stunting,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa BGN merupakan mitra strategis DPR RI Komisi IX, dan pengawasan terhadap program MBG akan terus diperketat.

Kegiatan tersebut disambut antusias oleh masyarakat yang hadir. Selain mengikuti dialog, warga juga mendapatkan bingkisan dan doorprize dari Irma Suryani.

Acara kemudian ditutup dengan pemotongan pita oleh Nanik Sudaryati Deyang, sebagai tanda resmi beroperasinya dapur SPPG Yayasan Sehat Cerdas Bahagia milik Edi Kurniansyah, S.H.

Dapur tersebut bahkan disebut sebagai dapur percontohan di OKU Timur, karena dari seluruh dapur SPPG yang ada di daerah tersebut, hanya dapur ini yang diresmikan langsung oleh Wakil Kepala BGN RI.

Rencananya, dapur akan mulai beroperasi setelah Lebaran untuk melayani pemenuhan gizi balita, ibu hamil, ibu menyusui, lansia, serta anak-anak sekolah di wilayah Kecamatan Buay Madang.

Namun pesan keras dari Wakil Kepala BGN jelas menggema:
Program makan bergizi boleh gratis, tetapi standar kebersihan dan aturan tidak bisa ditawar.

Jika ada dapur yang mencoba bermain-main dengan kualitas atau administrasi, nasibnya bisa sama seperti ratusan dapur lain di Sumatera—ditutup tanpa kompromi. (mediaviral.co)

Example 300x375