Jakarta, MediaViral.co
Uji Kompetensi Wartawan (UKW) kerap disebut sebagai syarat penting untuk meningkatkan profesionalisme wartawan. Namun, sejumlah kalangan menilai UKW bukanlah jaminan mutlak seseorang akan menjadi wartawan profesional.
Menurut pandangan salah satu pemerhati media, waktu pelaksanaan UKW yang relatif singkat — rata-rata hanya berlangsung sekitar satu minggu — tidak cukup untuk membentuk kompetensi dan pemahaman jurnalistik yang mendalam.
“Dengan waktu kurang lebih satu minggu, seseorang tidak akan mampu menyerap sepenuhnya ilmu jurnalistik yang baik. Begitu juga para penguji, tidak mungkin bisa memberikan pemahaman yang menyeluruh dalam waktu sesingkat itu,” ujarnya, Jumat (24/10/2025).
Ia menambahkan, kemampuan menulis berita, memahami etika jurnalistik, dan teknik peliputan adalah keterampilan yang idealnya diperoleh melalui pendidikan formal di perguruan tinggi.
“Kalau ingin mencetak wartawan profesional, seharusnya mereka berawal dari pendidikan minimal S1, kemudian mendapatkan pelatihan khusus jurnalistik,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menilai bahwa selama rekrutmen wartawan masih dilakukan terhadap lulusan setingkat SMA atau sederajat, maka kualitas profesi ini tidak akan banyak berubah meski telah mengikuti UKW.
“Jadi, tidak perlu melebih-lebihkan peran UKW. Pendidikan dan pembinaan berkelanjutan jauh lebih penting untuk membentuk wartawan yang benar-benar profesional,” pungkasnya. (***)
















