Muratara/Sumatra Selatan, MediaViral.co
Anggota Satuan Tugas (Satgas) di pimpin langsung Kepala Bidang Penegak Peraturan Daera (BPPD) didampingi, angota Polres Muratara, Kapolsek Rawas Ulu, Danramil, perwakilan masyarakat Rawas Ulu tim peduli Sungai Rawas, dan di hadiri Kepala Desa, dan perangkatnya turun langsung ke lokasi tambang emas ilegal di Desa Muara Kuis Kecamatan Ulu Rawas Kabupaten Musirawas utara (muratara) Provinsi Sumatra Selatan (SUMSEL) jum,at pagi 8/08/2025 pukul 9-30 wib.
Anggota Satgas melakukan mediasi kepada pemerintah desa, pengecekan langsung ke lokasi tambang emas ilegal melajutkan menemukan bebebera barang buktI, seperti, beberapa bok penampungan matreal yang terbuat dari kayu, kem (pondok) tempat tinggal pekerja tambang, dan puluhan hektar tana yang suda terkupas ,membakar bok penampungan matrial suatu peringatan keras bagi pekerja tambang ilegal tampa ijin yang suda meresakan masyarakat
“Sebelum nya suda saya jelas kan kepada petugas satgas beberapa titik lokasi tambang suda lama tidak beroprasi alat suda di keluarkan, untuk saat ini 2 unit alat berat masi dalam perjalanan dari lokasi mau keluar, sama sama kita pantau, apa bila alat berat tersebut tidak keluar, hari ini yang ya saya bertindak lebih tegas lagi,
Info lanjutan 2 unit alat berat yang berakngat pagi tadi suda terparkir di pinggir sungai desa muara kuis,” ujar Kepala Desa Muara Kuis Mulkan Japri.
Kami suda kelapangan kuarang lebih perjalanan 3 jam jalan kaki, meski tidak satu pun alat berat yang kami temukan di lapangan, kami suda menyaksikan langsung kegitan tambang ilegal yang ada di Desa Muara Kuis, dengan harapan ada kesadaran dari masyarakat Ulu Rawas, karna segala sesuatu ada konsekwensinya, berterimakasi kepada Kepala Desa Muara Kuis atas kerja sama nya, dua unit alat berat yang di lokasi sungai labi meskipun dalam peroses berhasil di keluarkan dari lokasi tambang tutur Kepala Bidang Penegak Peraturan Daera (BPPD) Rizal Tristo, S.s.i
“Kami menyaksikan langsung, kelokasi meskipun jauh lokasinya, para Polri Pol PP TNI pada semanngat semua, cuma ada sedikit rasa kecewa, lokasi yang kami tuju suda lama tinggal penunjuk ara loksi, kurang transfaran,” ujar salah satu angota tim peduli Sungai Rawas warga Surulangun.
















