Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Seribu Pramuka Banjit Salat Istisqa di Tengah Kemarau, Sabtu 19 September 2026

124
×

Seribu Pramuka Banjit Salat Istisqa di Tengah Kemarau, Sabtu 19 September 2026

Sebarkan artikel ini

Way Kanan, Lampung – MediaViral.co

Sekitar 1.000 anggota Pramuka mengikuti Salat Istisqa di Lapangan Merdeka Argomulyo, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan, Lampung, Sabtu (19/9/2026).

Example 300250

Salat Istisqa dilaksanakan di tengah kegiatan Perkemahan Jumat, Sabtu, Minggu (Perjusami) dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65. Para peserta bersama-sama berdoa agar hujan segera turun dan kemarau yang terjadi dapat segera berakhir.

Suasana lapangan yang biasanya dipenuhi berbagai kegiatan perkemahan berubah menjadi tempat untuk berdoa. Para anggota Pramuka berdiri dalam barisan, melaksanakan salat, kemudian bersujud bersama di atas tanah lapang yang kering.

Salat Istisqa dipimpin Ustaz Taswin, S.H. sebagai imam. Sementara itu, Amit Nuriman, S.H., bertindak sebagai khatib.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolsek Banjit Iptu Mukhtiar, Ketua Kwarran Banjit Nurdin, S.Pd., Kepala KUA Banjit, para pembina dan pendamping Pramuka, serta peserta Perkemahan Bakti Kwarran Banjit.

Mengajarkan Kepedulian dan Kebersamaan

Ketua Kwarran Banjit, Nurdin, S.Pd., mengatakan Salat Istisqa menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi para anggota Pramuka.

Menurutnya, kegiatan tersebut mengajarkan kepada generasi muda untuk selalu berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa ketika menghadapi berbagai kondisi dan tantangan.

“Ini bukan sekadar agenda tahunan Pramuka. Ini adalah cara kami mengajarkan anak-anak untuk selalu berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa di saat menghadapi ujian alam,” ujar Nurdin.

Ia mengatakan, kegiatan Pramuka tidak hanya mengajarkan kedisiplinan, keberanian, dan kemandirian. Para anggota juga perlu diajarkan untuk peduli terhadap lingkungan dan sesama.

Berdoa Agar Kemarau Segera Berakhir

Kemarau yang berkepanjangan dapat membuat masyarakat kesulitan mendapatkan air. Kondisi tersebut juga dapat berdampak pada kehidupan sehari-hari dan lingkungan.

Melalui Salat Istisqa, para anggota Pramuka bersama-sama memanjatkan doa agar hujan segera turun dan kondisi kemarau dapat segera berakhir.

Suasana khusyuk terlihat ketika seluruh peserta mengikuti salat dan doa bersama. Ribuan anggota Pramuka yang sebelumnya sibuk dengan kegiatan perkemahan pagi itu berkumpul dalam satu barisan.

Kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa manusia perlu berusaha, menjaga lingkungan, peduli kepada sesama, dan tetap berdoa ketika menghadapi kesulitan.

Di tengah tanah yang kering dan cuaca yang masih diliputi kemarau, sekitar 1.000 anggota Pramuka Banjit bersama-sama mengetuk pintu langit, memohon agar hujan segera turun dan masyarakat kembali mendapatkan keberkahan.Jika untuk koran, judulnya juga bisa dibuat lebih singkat dan kuat, misalnya: “Seribu Pramuka Banjit Berdoa Memohon Hujan”. (mediaviral.co)

Example 300x375