Warkuk Ranau Selatan, OKU Selatan, Sumatera Selatan – MediaViral.co
Di tengah berbagai persoalan pembangunan daerah, Safari Ramadhan 1447 H yang digelar Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan di Desa Gunung Raya, Kecamatan Warkuk Ranau Selatan, Selasa (10/03/2026), berubah menjadi panggung penting bagi Bupati Abusama untuk menegaskan komitmen pembangunan yang selama ini menjadi tuntutan masyarakat.
Bertempat di Masjid Baiturrahman Gunung Raya, ratusan warga memadati lokasi kegiatan. Kehadiran Bupati bersama Wakil Bupati Misnadi, Forkopimda, anggota DPRD, hingga jajaran kepala OPD seakan menjadi momentum langsung bagi masyarakat untuk menyampaikan harapan mereka—terutama soal pembangunan infrastruktur yang selama ini dianggap masih menjadi pekerjaan rumah besar pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Abusama tidak menutup mata terhadap kebutuhan masyarakat. Ia bahkan secara terbuka menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur akan menjadi fokus utama pemerintah daerah ke depan.
“Kami akan berupaya sekuat tenaga membangun Kabupaten OKU Selatan, terutama infrastruktur yang sangat dibutuhkan masyarakat,” tegasnya di hadapan warga.
Pernyataan ini seolah menjadi jawaban atas berbagai keluhan masyarakat di sejumlah wilayah yang masih menanti percepatan pembangunan. Abusama juga menegaskan pihaknya terus melakukan lobi dan koordinasi dengan pemerintah pusat agar dukungan anggaran dan program pembangunan dapat mengalir lebih besar ke daerah.
Meski pemerintah saat ini menerapkan kebijakan efisiensi anggaran, Abusama memastikan pembangunan tidak boleh berhenti.
“Efisiensi anggaran memang dilakukan, tetapi pembangunan tetap harus berjalan sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.
Tak hanya menyampaikan komitmen, dalam Safari Ramadhan tersebut pemerintah daerah bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten OKU Selatan juga menyalurkan bantuan kepada masyarakat serta memberikan bantuan untuk Masjid Baiturrahman berupa uang tunai, ambal, dan Al-Qur’an.
Kegiatan Safari Ramadhan ini berlangsung khidmat, namun sarat pesan politik pembangunan. Bagi masyarakat Desa Gunung Raya, kehadiran langsung pemimpin daerah di tengah mereka bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momen untuk melihat sejauh mana janji pembangunan benar-benar akan diwujudkan di lapangan.
Safari Ramadhan pun menjadi lebih dari sekadar agenda keagamaan—melainkan ruang dialog terbuka antara pemerintah dan rakyat yang menunggu bukti nyata, bukan sekadar janji. (mediaviral.co)
















