Simalungun, Sumatera Utara – MediaViral.co
Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, dan Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP KEP SPSI) Siantar-Simalungun menggelar aksi damai selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 Juni 2026. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap dugaan ketidakadilan dan persoalan hubungan industrial yang terjadi di PT Alliance Consumer Products Indonesia (ACPI), Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei.
Sekitar 300 massa aksi yang terdiri dari anggota serikat pekerja, mahasiswa, pelajar, elemen masyarakat, serta relawan buruh turun ke jalan menyuarakan tuntutan mereka. Titik aksi meliputi Kantor DPRD Kabupaten Simalungun, PT Alliance Consumer Products Indonesia, Polres Simalungun, hingga Kantor Bupati Simalungun.
Dalam tuntutannya, FSP KEP SPSI mendesak agar pekerja atas nama Muhammad Alfaldi dan Tegar Wibowo dipekerjakan kembali. Serikat pekerja menilai proses pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi telah menimbulkan polemik berkepanjangan dan harus mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah serta instansi terkait.
Selain itu, massa aksi juga meminta pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab atas persoalan ketenagakerjaan tersebut untuk memberikan penjelasan secara terbuka kepada publik. DPRD Kabupaten Simalungun pun didesak agar mengambil sikap tegas dan tidak menutup mata terhadap persoalan yang menyangkut hak-hak pekerja.
Ketua PC FSP KEP SPSI Siantar-Simalungun, Abdul Arif Namora Sitanggang, menegaskan bahwa perjuangan tersebut merupakan bentuk solidaritas terhadap pekerja yang merasa hak-haknya terabaikan.
“Perjuangan ini akan terus kami kawal hingga ada penyelesaian yang memberikan rasa keadilan bagi para pekerja,” tegasnya.
Aksi yang berlangsung secara damai itu diharapkan menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan agar konflik hubungan industrial tidak terus berlarut dan iklim ketenagakerjaan di Kabupaten Simalungun tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku.
“Pekerja Bersatu Tak Bisa Dikalahkan. Keadilan untuk Pekerja, Kesejahteraan untuk Semua.” (mediaviral.co)
















