Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara – MediaViral.co
Kondisi yang kontras terlihat di Dusun Padang Nabidang, Desa Pematang, Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara. Di satu sisi, bangunan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berdiri kokoh dan megah. Namun, di sisi lain, bangunan Sekolah Dasar di wilayah tersebut tampak reot dan memprihatinkan.
Perbedaan kondisi kedua bangunan tersebut menjadi sorotan masyarakat. Mereka mempertanyakan mengapa pembangunan fasilitas pendukung Program MBG dapat berjalan dengan baik, sementara kondisi sekolah yang menjadi tempat belajar anak-anak masih jauh dari kata layak.
Warga berharap pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan dapur MBG, tetapi juga memberikan perhatian serius terhadap perbaikan sarana dan prasarana pendidikan. Menurut mereka, keberhasilan program peningkatan gizi seharusnya diiringi dengan penyediaan fasilitas belajar yang aman, nyaman, dan memadai.
Bangunan sekolah yang mengalami kerusakan dikhawatirkan dapat mengganggu proses belajar mengajar serta berpotensi membahayakan keselamatan guru dan para siswa apabila tidak segera dilakukan rehabilitasi.
Masyarakat berharap pemerintah daerah maupun pemerintah pusat segera meninjau langsung kondisi Sekolah Dasar di Dusun Padang Nabidang, Desa Pematang, Kecamatan NA IX-X, serta mengalokasikan anggaran untuk perbaikan bangunan agar para siswa dapat belajar dengan lebih aman dan nyaman.
Kontras antara bangunan dapur MBG yang berdiri kokoh dengan bangunan sekolah yang reot menjadi potret nyata masih adanya ketimpangan pembangunan yang perlu mendapat perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan. (mediaviral.co)
















